Kasus pelanggaran hak cipta pertama Vanuatu, seniman akan terima ganti rugi

Sebagian dari lukisan karya Joseph John telah digunakan oleh Reserve Bank of Vanuatu untuk mencetak dan merilis koin VT 20 tanpa izin. - DVU/ Hilaire Bule

Papua No.1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Seorang seniman asli Ni-Vanuatu telah memenangkan perkara pelanggaran hak cipta terhadap bank sentral Vanuatu, Reserve Bank of Vanuatu (RBV).

Mahkamah Agung negara itu telah memerintahkan RBV untuk membayar ganti rugi sebesar VT 500.000 kepada seniman tersohor, Joseph John, pada 6 September 2021 lalu.

Pada 2000, John melukis sebuah lukisan menggambarkan pertemuan masyarakat desa Ni Vanuatu dengan kepala suku mereka.

Lukisan itu dapat diartikan sebagai karya seni seperti yang dijabarkan dalam UU perlindungan hak cipta. RBV telah membeli karya seni itu dari John setelah lukisan itu selesai pada tahun 2000.

Selama persidangan, MA menerima pengakuan dari RBV yang membenarkan bahwa ada bagian dari lukisan itu yang digunakan ketika mencetak dan merilis koin VT 20. Koin dengan gambar lukisan tersebut dicetak pada tahun 2015 dan sejak itu 4.633.105 koin sudah dicetak.

Hal yang juga tidak disangkal adalah RBV telah menggunakannya tanpa izin dari Joseph John. Pihak John menyampaikan bahwa ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam menilai kerugiannya, termasuk absennya persetujuan dari John, bahwa RBV bertindak dengan sengaja dan sembrono tanpa mempertimbangkan hak ekonomi John atas karya seni itu, dana karya seni itu ditata ulang dalam bentuk yang berbeda sehingga kehilangan nilainya.

Hakim MA, Dudley Aru, mendengar RBV mengakui bahwa mereka menggunakan sebagian dari pekerjaan John dalam memproduksi koin VT20 tanpa persetujuannya.

Loading...
;

Ia kemudian memutuskan John berhak atas ganti rugi sebesar VT500.000 yang harus dibayar oleh RBV dalam tenggat waktu 21 hari.

Pejabat divisi hak cipta, Lorenzies Lingtamat, menyambut baik putusan MA, menambahkan ini adalah kasus pertama mereka sejak pendirian Kantor Hak Kekayaan Intelektual Vanuatu pada 2012. (Daily Post Vanuatu)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top