Kasus penganiayaan petugas KPK tahap pemberkasan

Ilustrasi, pixabay.com
Kasus penganiayaan petugas KPK tahap pemberkasan 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Penyidik pekan ini mengagendakan meminta keterangan saksi ahli dari Ikatan Dokter Indonesia, namun terpaksa diundur.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Polda Metro Jaya menyatakan kasus penganiayaan dua petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih dalam tahap pemberkasan oleh penyidik.

“Jadi kasus ini belum dilimpahkan berkasnya, masih dalam tahap pemberkasan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Senin, (1/4/2019).

Berita terkait : Sekda Papua minta maaf atas penganiayaan petugas KPK

KPK diminta stop intimidasi Gubernur Papua

Pemprov Papua bantah ada penganiayaan terhadap dua pegawai KPK

Loading...
;

Menurut Argo, seharusnya penyidik pekan ini mengagendakan meminta keterangan saksi ahli dari Ikatan Dokter Indonesia, namun terpaksa harus diundur.

“Ini karena dokter yang ditunjuk oleh IDI itu masih menunggu surat tugas dari IDI, makanya kami undur pekan depan pemeriksaannya ya,” kata Argo menjelaskan.

Sebelumnya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menaikkan status Sekretaris Daerah Pemprov Papua, T E A Hery Dosinaen dari saksi sebagai tersangka. Hery Dosinaen dikenakan pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan.

Kasus penganiayaan itu terungkap setelah salah satu penyelidik KPK bernama Gilang Wicaksono resmi membuat laporan ke Polda Metro Jaya, Minggu (3/2/2019).

Baca juga : Legislator Papua: Sikap pegawai KPK dinilai berlebihan

Jadi tersangka, Sekda Papua dikenai pasal 351 KUHP

Polda Metro layangkan panggilan kedua kepada Sekda Papua

Aksi penganiayaan itu terjadi saat Gilang dan penyelidik KPK lainnya, Indra melakukan pengintaian terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang melakukan rapat bersama Ketua DPRD Papua, anggota DPRD Papua, Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/2) malam.

Pengintaian itu dilakukan karena kedua penyelidik KPK itu sedang mendapatkan tugas untuk menelusuri adanya dugaan korupsi anggaran di Papua. Dalam kasus ini, polisi telah meningkatkan status kasus penganiayaan itu dari penyelidikan ke tahap penyidikan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top