HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kasus perdana korona di Wondama dari klaster Gowa

Bupati bersama wakil bupati Teluk Wondama bersama juru bicara Covid-19 saat mengumumkan tiga kasus perdana pasien positif di daerah tersebut pada Sabtu (23/5/2020) – Antara

Papua No. 1 News Portal | Jubi

ย Jayapura, Jubi โ€“ Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengumumkan kasus perdana virus korona di kabupaten tersebut. Tiga kasus positif virus korona yang terkonfirmasi berasal dari klaster Gowa.

Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi pada jumpa pers di kediamannya Sabtu malam, menyebutkan tiga warga Wondama dinyatakan positif terpapar virus korona menyusul keluarnya hasil pengujian terhadap sampel swab yang diambil pada 17 Mei lalu oleh laboratorium Kementerian Kesehatan di Makassar.

“Situasi terakhir menunjukkan bahwa di Kabupaten Teluk Wondama, kita tidak inginkan tapi data menunjukkan bahwa yang berstatus positif ada tiga orang. Situasi ini membuat kita terkejut dan ini berarti kita harus lebih hati-hati,” kata Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi pada jumpa pers di kediamannya Sabtu (23/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Teluk Wondama dr. Yoce Kurniawan menjelaskan, tiga orang yang terkonfirmasi positif terpapar virus korona merupakan bagian dari peserta Ijtima Ulama se-Asia yang dilaksanakan di Gowa, Sulawesi Selatan. Masing-masing berinisial Z laki-laki 43 tahun, B laki-laki 26 tahun, serta M laki-laki 26 tahun.

“Mereka sudah diisolasi di rumah sakit untuk dirawat walaupun mereka adalah kasus konfirmasi positif tanpa gejala tapi kami rawat. Secara prosedur mereka bisa dirawat di rumah, tetapi karena ruang isolasi di rumah sakit masih kosong jadi kita manfaatkan saja,” ujar Yoce.

Tiga pasien tersebut akan dirawat hingga dinyatakan sembuh. Selama dalam perawatan, petugas medis akan melakukan tindaklanjut pengambilan sampel swab, dan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Jika dua kali berturut-turut menunjukkan hasil negatif, pasien dinyatakan sembuh.

Loading...
;

Yoce menjelaskan pada Sabtu siang tim medis juga telah membawa keluarga dekat untuk menjalani karantina terpusat di Wisma Badan Kepegawaian Daerah. Anggota keluarga yang dibawa sebanyak lima orang terdiri dari istri dan anak pasien

Baca juga  Dewan kritisi alokasi Rp 100 juta untuk penanganan Covid-19 di kampung

Terhadap semua anggota keluarga yang kontak erat yang kini status mereka menjadi orang tanpa gejala (OTG) juga telah dilakukan rapid test. Hasilnya, untuk keluarga kasus positif 1 masih dalam proses, sedangkan keluarga kasus positif dua dan tiga hasil menunjukkan mereka negatif virus Corona.

“Untuk 5 orang ini akan kita lakukan swab Minggu malam sehingga kita akan kirim ke Manokwari untuk nanti dibawa ke Makassar, sehingga satu minggu dari sekarang mudah-mudahan hasilnya ada,” ucap Direktur RSUD Teluk Wondama itu.

Dengan telah adanya kasus positif, Bupati Imburi menyerukan kepada seluruh masyarakat Wondama agar serius menjalankan semua anjuran pemerintah serta lebih berdisiplin lagi dalam menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

“Di samping itu, saya berharap masyarakat Wondama harus berdoa sungguh-sungguh menangis di hadapan Tuhan dan mohon ampun atas kesalahan dan pelanggaran yang kita buat dan kita mohon belas kasihan Tuhan,” pesan orang nomor satu Wondama itu.(*)

Editor: Angela Flassy

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa