HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kebakaran lahan gambut di Aceh Jaya masih sulit dipadamkan

Ilustrasi, asap kebakaran hutan, pixabay.com
Ilustrasi, asap kebakaran hutan, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Meulaboh, Jubi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Jaya hingga Senin, (9/3/2020) malam masih kesulitan memadamkan kebakaran lahan gambut sekitar dua hektare di kawasan Kayee Lhon, Desa Lueng Gayo. BPBD juga memastikan belum bisa mengetahui secara pasti penyebab kebakaran lahan gambut di Kecamatan Teunom yang merupakan perbatasan antara Aceh Jaya dengan Kabupaten Aceh Barat.

“Untuk saat ini belum bisa dipadamkan secara menyeluruh, karena lahan gambut yang terbakar ini masih mengeluarkan gumpalan asap tebal,” kata petugas Pusdalops BPBD Aceh Jaya, Destian Yurisfan di Meulaboh, Senin malam.

Baca juga :ย Sebuah heli Bell disiagakan selama darurat kebakaran hutan Riauย 

Kalteng alokasikan Rp200 miliar untuk penanganan kebakaran hutan

Kebakaran hutan gunung Rinjani meluas

Ia menjelaskan faktor kekeringan dan musim kemarau yang melanda Kabupaten Aceh Jaya, diduga menjadi faktor utama terjadinya kebakaran karena lahan kering rentan terbakar. BPBD bersama prajurit TNI dan Polri terus berupaya memadamkan secara manua karena peralatan pemadaman api tidak mampu menjangkau lokasi kebakaran lahan.

Loading...
;

“Untuk saat ini tim mengerahkan unit pompa apung dan kami siagakan satu unit mobil pemadam di lokasi kebakaran,” kata Destian Yurisfan menjelaskan.

Menurut dia tim BPBD Aceh Jaya bersama TNI dan Polri masih berada di lokasi untuk mengantispasi meluasnya kebakaran lahan di daerah itu.

Kebakaran juga menimpa sekitar 20 hektare lahan gambut milik warga di Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Ratusan personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial dan warga dikerahkan ke lokasi untuk berusaha memadamkan api.

“Sebelumnya personel Posramil Tripa Makmur, BPBD Nagan Raya dan warga melakukan pemadaman, tetapi tidak maksimal karena kondisi lahan gambut dan cuaca panas sehingga api dengan mudah menyebabkan lahan terbakar,” kata Dandim 0116 Nagan Raya, Letkol Guruh Tjahyono.

Guna mengantisipasi meluasnya kebakaran, sepanjang Senin ia menurunkan sebanyak 152 lebih personel gabungan dari TNI Polri, Dinas Sosial, BPBD dan warga untuk menjinakkan api dengan bantuan pompa air dari dinas BPBD Nagan Raya agar tidak menjalar ke perkebunan warga yang lain. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa