Follow our news chanel

Previous
Next

Kehadiran Mimika Sport Complex harus mampu lahirkan atlet berprestasi

Para atlet nomor lomba lari halang rintang 1500 meter berusaha melintasi balok rintangan yang di bawahnya ada kolam air – Jubi/Jean Bisay
Kehadiran Mimika Sport Complex harus mampu lahirkan atlet berprestasi 1 i Papua
Cesaar Tunya (kedua dari kiri) foto bersama pemenang lomba lari putra 400 meter gawang – Jubi/Jean Bisay

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, JubiTest event Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga atletik berlangsung selama 27-29 Februari 2020 di lintasan atletik Mimika Sport Complex (MSC) di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, dari sisi penyenggaraan berlangsung sukses.

Tapi secara jujur harus diakui dibutuhkan evaluasi secara menyeluruh demi perbaikan-perbaikan sebelum masuk pada pertandingan inti di PON nanti.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mimika, Cessar Avianto Tunya, mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih serta apresiasi buat PT Freeport Indonesia, karena sudah menyiapkan segala fasilitas mewah dan terbaik sehingga mengakomodir semua nomor lomba yang dipertandingkan pada test event PON cabang olahraga atletik.

“Semua fasilitas olahraga di Mimika Sport Complex adalah yang terbaik di Kabupaten Mimika secara khusus tetapi juga di Tanah Papua secara umum,” kata Cessar Tunya menjawab pers di Timika, Senin (2/3/2020).

Tunya mengatakan dengan kehadiran sejumlah venue PON di Mimika Sport Complex, salah satunya lintasan atletik yang digunakan menggelar test event PON, harus bisa dimanfaatkan mencetak atlet hebat berprestasi.

“Dari kacamata KONI sendiri berharap adanya fokus pembinaan, tapi juga peningkatan prestasi agar melalui venue yang ada di wilayah Timika yang ada di Mimika Sport Complex untuk waktu-waktu yang akan datang menjadi tempat untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi,” kata Tunya, yang juga Sekum PB PON Klaster Mimika.

Loading...
;
Kehadiran Mimika Sport Complex harus mampu lahirkan atlet berprestasi 2 i Papua
Para atlet nomor lomba lari halang rintang 1500 meter berusaha melintasi balok rintangan yang di bawahnya ada kolam air – Jubi/Jean Bisay

Mantan atlet lempar cakram Papua, Ismail Sroyer, berpendapat dengan sarana mumpuni dan lintasan berstandar internasional, sudah selayaknya MSC dikelola secara profesional.

“Sebagai mantan atlet, saya bangga (melihat) kemegahan dan fasilitas olahraga di MSC yang dibangun Freeport. Tentu ini menjadi aset yang perlu kita jaga dan kelola dengan baik,” katanya kepada Jubi disela-sela test event PON atletik, Papua Open Turnamen di Timika.

Sroyer mengatakan seluruh fasilitas olahraga di MSC dibangun dengan standar nasional hingga internasional sehingga harus bisa dimanfaatkan baik.

“Selesai PON semua fasilitas [MSC] menjadi aset untuk pembinaan untuk melahirkan atlet unggulan dari Timika secara khusus, tapi juga Papua secara umum,” katanya.

Sroyer, pemegang medali emas di enam edisi PON berturut-turut, berpendapat Freeport dan Pemkab Mimika harus seirama duduk bersama membentuk suatu badan sebagai pengelola MSC.

“MSC menjadi kebanggaan dan dibangun Freeport dengan uang ratusan miliar. Kita harus mengelolanya dengan baik, jangan sampai tidak terawat dan mubazir,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top