Kejari Kaimana resmi tahan tiga tersangka dugaan korupsi proyek PLTMG program prioritas Jokowi

papua, PLTMG, dugaan korupsi

 

Papua No.1 News Portal

Manokwari, Jubi –  Kejaksaan Negeri Kaimana menerima pelimpahan tiga tersangka dan barang bukti (tahap 2) perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Proyek Pematangan Lahan dan Pembuatan Talud untuk PLTMG (Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas) di Kampung Coa Distrik Kaimana Kabupaten Kaimana.

Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Sutrisno M.Utomo, mengatakan, Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kaimana, sudah resmi menahan tiga tersangka pada Senin malam kemarin pukul 22.30 , setelah menjalani pemeriksaan disertai kelengkapan berkas penahanan di kantor Kejasaan Tinggi Papua Barat, di Manokwari.

Dia menyebutkan, dugaan korupsi pematangan lahan proyek PLTMG itu terjadi pada Dinas PUPR Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran 2017, dengan anggaran sebesar Rp18.280.000.000,- dengan Kerugian Negara Rp1.793.851.488,22.

“Tiga tersangka dengan peran masing-masing antara lain, Piter Thie alias Honce (Direktur PT. Selatan Indah),  Cecilia Esti Tri Wahyuni, S.T. (Selaku Pejabat Pembuat Komitmen) dan Jimmy Semuel Reinhard Murmana, S.T. (Selaku Ketua Pokja ULP PBJ Kaimana),” ujar Sutrisno, Selasa (22/9/2020).

Tiga tersangka, sebut Sutrisno, dinyatakan sehat (bebas Covid-19), dan selanjutnya menjalani penahanan di Rutan Polda Papua untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak tanggal 21 September 2020 hingga 10 Oktober 2020.

“Pasal yang disangkakan dalam Tipikor dan TPPU. kesatu : Primair Pasal 2 (1)  Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan kedua : Pasal 3 UU No.8 Tahun 2010 Jo Pasal 55 ayat (1)  Ke-1 KUHP atau Pasal 5 UU No. 8 Tahun 2010 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP,” urai Sutrisno.

Loading...
;

Dia pun memastikan, bahwa akan ada pengembangan dari tiga tersangka tersebut untuk mengungkap para calon tersangka lainnya.

“Kasus ini bergulir cukup lama, sempat singgah di Kejati Papua (sebelum adanya Kejati Papua Barat). Dan saya pastikan masih ada tersangka lain di Kaimana yang akan menyusul tiga tersangka ini,” ungkapnya.

Juru bicara Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi, yang dikonfirmasi Jubi, membenarkan tim penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Papua Barat, telah melakukan penyerahan tiga tersangka bersama barang bukti (Tahap 2) dugaan korupsi proyek PLTMG Kaimana kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kaimana.

“ia benar, kemarin Dirkrimsus Polda Papua Barat dan tim penyidik Tipikornya telah melakukan tahap 2 berkas kasus tersebut,” ujar Erwindi melalui pesan selulernya.

Berdasarkan data, proyek PLTMG di wilayah Maluku, Papua dan Papua Barat masuk dalam agenda prioritas Presiden RI Joko Widodo.

Di tahun 2017, Presiden Jokowi telah meresmikan 2  unit PLTMG di Jayapura dan Nabire Papua, dimana PLTMG itu mampu melistriki 74 desa sekitar dia kabupaten tersebut. (*).

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top