Follow our news chanel

Kejari Merauke berhasil kembalikan uang negara Rp1,3 miliar

Kajari Merauke, Lukas Alexander Sinuraya, saat memimpin upacara hari Bhakti Adhyaksa ke-59 – Jubi/Frans L Kobun
Kejari Merauke berhasil kembalikan uang negara Rp1,3 miliar 1 i Papua
Kajari Merauke, Lukas Alexander Sinuraya, saat memimpin upacara hari Bhakti Adhyaksa ke-59 – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merauke, Lukas Alexander Sinuraya, mengungkapkan tahun 2019, kejaksaan setempat berhasil mengembalikan keuangan negara senilai Rp 1,3 miliar, setelah menangani sejumlah kasus korupsi hingga proses persidangan di pengadilan tipikor.

Hal itu disampaikan Kajari kepada sejumlah wartawan usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59, Senin (22/7/2019). Dikatakan, dana tersebut dikembalikan oleh para koruptor, setelah disidangkan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dana yang dikembalikan, menurutnya, selain korupsi beras sejahtera (rastra) di lingkungan Pemkab Merauke, juga pengadaan sarana dan prasarana di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mappi maupun sarana di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  Asmat.

Ditanya tentang dugaan penyelewengan dana desa, Kajari mengaku sejauh ini belum ada yang ditangani.

“Memang ada pengaduan masuk, namun masih dilakukan telaah lebih lanjut oleh jaksa,” ujarnya.

Dijelaskan, selama ini animo atau kesadaran masyarakat melaporkan berbagai kasus berkaitan dengan dugaan korupsi, hampir tidak ada. Padahal ada yang dapat ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga penyidikan, jika adanya laporan masuk.

Loading...
;

“Paling rawan adanya kasus dugaan korupsi adalah dana bantuan sosial (bansos) maupun  hibah. Ini harus juga menjadi perhatian berbagai kalangan untuk ikut membantu kejaksaan dalam melakukan penelusuran lebih lanjut,” pintanya.

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, menambahkan kepolisian selalu bekerjasama dengan kejaksaan dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi.

“Memang koordinasi perlu dibangun, karena penyelidikan kasus korupsi, selain dilakukan kejaksaan, juga kepolisian,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top