Kejati akan tambah saksi dalam penyidikan dugaan korupsi KPA Papua

Obat-obatan HIV/AIDS di Papua.
Foto ilustrasi-Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kejaksaan Tinggi Papua memastikan akan memanggil lebih banyak saksi untuk diperiksa dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembelian obat HIV-AIDS oleh Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Papua yang dibiayai hibah Pemerintah Provinsi Papua. Hal itu dinyatakan Pelaksana Harian Kejaksaan Tinggi Papua, Suprin Abdulah kepada Jubi, Jumat (6/8/2021).

Pada Kamis dan Jumat pekan ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua dijadwalkan memeriksa tiga orang staf KPA Papua untuk menjadi saksi dalam perkara itu. Akan tetapi, Suprin menyatakan pihaknya akan menambah saksi yang diperiksa. “Pasti akan ada lagi yang dipanggil,” ujar Suprin.

Meskipun kasus dugaan korupsi dalam penggunaan Rp20 miliar dana hibah Pemerintah Provinsi Papua oleh KPA Papua itu telah memasuki tahapan penyidikan, Suprin tidak mengungkapkan nama orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus itu. “Belum ada [tersangka]. Ini baru pemeriksaan awal,” elak Suprin.

Baca juga: Kejati periksa 2 saksi dalam kasus dugaan korupsi KPA Papua

Pada Kamis (5/8/2021), Kejati Papua telah memeriksa dua orang staf Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Papua. Kedua orang itu adalah Yustina Haluk dan Ida Bagus Suagama. Pada Jumat, Kejati Papua menjadwalkan pemeriksaan staf KPU Papua yang lain, Asri Gombo.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Papua, L Alexander Sinuraya pada Kamis menjelaskan kasus dugaan korupsi di KPA Papua terkait dengan penggunaan dana hibah Pemerintah Provinsi Papua senilai Rp20 miliar pada 2019. Dana hibah itu seharusnya digunakan untuk membeli obat HIV-AIDS.

Sinuraya menyatakan pihaknya menunggu hasil audit untuk memastikan nilai kerugian negara dalam kasus itu. “Dari Rp20 miliar itu ditemukan ada indikasi beberapa [rincian anggaran] yang disalahgunakan. Jumlahnya belum bisa kami pastikan, karena masih menanti hasil audit ,” kata Sinuraya. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top