Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Kejati Papua Barat Bentuk Tim Awasi Penggunaan Dana Covid-19

Papua
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, M.Yusuf. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

| Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kejaksaan Tinggi Papua Barat membentuk tim khusus untuk mengawasi seluruh penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 yang bersumber dari dari APBN, Dana Otsus, APBD dan Dana Desa.

Kepala kejaksaan Tinggi Papua Barat, M.Yusuf, di Manokwari menyatakan pembentukan tim Gugus Tugas Kejaksaan Tinggi ini terpusat di ibukota Provinsi (Manokwari) dan tersebar di lima Kejaksaan Negeri di Papua Barat.

Kejati Papua Barat Bentuk Tim Awasi Penggunaan Dana Covid-19 1 i Papua

Kata Yusuf, salah satu yang menjadi perhatian Gugus Tugas Kejati Papua Barat termasuk penyaluran sembako dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dia berharap, setiap kepala daerah berhati-hati mengeluarkan kebijakan di masa pandemi Covid-19 utamanya yang berkaitan dengan anggaran.

“Tugas kami mendampingi dan mengingatkan, jangan salah melangkah di masa pandemi. Itu saja,” kata Yusuf kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).

Sejauh ini, Gugus Tugas Kejati Papua Barat belum menemukan indikasi kepala daerah menggunakan anggaran Covid-19 untuk kepentingan politik.

Meski begitu, Yusuf mengakui bahwa ada sejumlah catatan gugus tugas kejati Papua Barat, khususnya dalam menyalurkan bantuan sembako.

Loading...
;

“Kepala daerah jangan terlalu aktif bagi-bagi sembako ke daerah tertentu yang menjadi sasaran konstituennya di masa pandemi. Ini juga menjadi catatan kami , meski belum ada indikasi kearah itu,” ujar Yusuf.

Selain itu, Gugus Tugas Kejati juga memantau kinerja Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat dalam penggunaan anggaran Covid-19 Papua Barat senilai Rp197 miliar.

Hasil temuan diketahui sejumlah faskes (fasilitas kesehatan) dan peralatan untuk kebutuhan penanggulangan Covid-19 di Papua Barat ada yang tidak melalui proses tender melalui (pihak ketiga), sehingga perlu diawasi.

“Sejauh ini pengadaan PCR (polymerase chain reaction) oleh Pemerintah Papua Barat, sudah tepat meski tak melalui pihak ke tiga, tapi perlu dilengkapi dalam proses pelaporan pertanggungjawaban nanti,” kata Yusuf.

Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold Tiniap mengatakan, alat PCR Papua Barat telah tiba. Sedangkan untuk tenaga ahli pengoperasiannya sedang proses menjalani pelatihan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar.

“Empat orang sementara berlatih di BBLK Makassar, mereka terdiri dari satu dokter dan tiga teknisi,” ujar Tiniap. (*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top