Follow our news chanel

Kejurda Volley Kapolda Papua ajang seleksi pemain PON XX

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Persatuan Bola Volley Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Papua Martuani Sormin mengatakan pihaknya menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Volley Indoor dan Pantai yang memperebutkan piala bergilir Kapolda Papua digelar pada 15 – 25 Januari di Gedung Olahraga (GOR) Waringin Kotaraja sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit atlet yang diproyeksi sebagai atlet volley pada PON XX 2020 mendatang.

"Kejurda ini merupakan ajang seleksi pemain dari berbagai daerah di Papua untuk masuk dalam tim inti volley mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020," kata Martuani yang juga selaku Kapolda Papua kepada wartawan, Kamis (24/1/2019) malam.

Dikatakan, dirinya akan lebih fokus pembinaan atlet-atlet dari Papua, bahkan kedepan akan menarik semua pemain-pemain asal Papua yang bermain untuk tim di pulau Jawa guna menjadi pemain Papua persiapan PON XX/2020.

“Ada pemain kita putri juga yang memperkuat volley Polwan di Jakarta. Kami akan coba apakah bisa ditarik memperkuat Papua di PON, setelah ini juga kami akan lakukan TC diluar Papua. Tapi semuanya itu tergantung dari anggaran, jadi kami akan koordinasikan dengan KONI Papua karena dengan begitu kita bisa uji tanding tim-tim di luar,” ujarnya.

Disinggung apakah tim volley Papua akan melakukan TC di Cina, Martuani mengatakan hal tersebut belum bisa dipastikan dan masih sebatas wacana.

"Belum dibahas secara detail, karena kami masih lihat dari segi ketersediaan anggaran. Kalau tidak memungkinkan, maka kami akan TC di sini saja sambil mencari lawan tanding yang sepadan," katanya.

Loading...
;

Terpisah, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi Pembinaan Klub dan Daerah Pengprov PBVSI Provinsi Papua Yusuf Marlessy mengatakan, pihaknya tengah menggelar TC (training center) berjalan di Jayapura, diikuti 15 pemain untuk  volley  indoor dan 15 pemain untuk volley pasir putra dan putri.

“Kami rencana TC  di Cina untuk volley indoor, sedangkan pasir di dalam negeri,” katanya. 

Pemilihan TC di Cina dengan alasan karena negara tersebut dalam dasawarsa terakhir mengalami kemajuan yang pesat, khususnya  pada Cabor volley. Bahkan sering tampil sebagai jawara dalam even-even volley internasional.

Selain itu,  pihaknya juga bisa belajar sistem pembinaan  volly  yang baik dan benar. Pihaknya telah menyampaikan  proposal kepada  PB PON Papua, untuk ditindaklanjuti.

“Jika TC ke Cina disetujui, maka kami segera mempersiapkan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Tim Voli Kota Jayapura Gustav Urbinas mengatakan, kemenangan yang diraih tentu akibat kerja keras yang dilakukan oleh para pemainnya, bahkan diharapkan pemain dari Kota Jayapura bisa diproyeksikan masuk di tim inti PON 2020. Meskipun harus dilakukan seleksi pemain dari berbagai daerah di Papua.

“Intinya tim Kota Jayapura sebagian besar sudah mempersiapkan tim untuk target juara di Kejurda Kapolda ini, sehingga diharapkan ada pemain yang masuk seleksi tim inti PON Papua. Sebagian besar ada juga pemain skuad PON yang nanti juga masuk TC berjalan,” katanya.

Ditambahkan, ke depan Kota Jayapura akan lebih fokus kepada pembinaan khusus atlet asli Papua. 

“Akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami Kota Jayapura, tapi sebenarnya sudah kami lakukan, hanya karena banyak agenda Pemilu, dan kurangnya kejuaraan yang dilakukan ditahun kemarin karena ini juga perlu diberdayakan lagi menuju PON 2020,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top