Kekecewaan Omnimbus Law kian meluas, di Bandung ribuan buruh turun jalan

Unjuk rasa Papua
Ilustrasi demonstrasi. - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bandung, Jubi – Ribuan buruh di Kota Bandung, Jawa Barat, menggelar aksi demonstrasi menolak pengesahan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker). Mereka memusatkan protesnya di depan Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (6/10/2020) siang tadi.

Aksi yang dilakukan dari berbagai serikat buruh dan pekerja itu dilakukan dengan damai. Mereka mengenakan masker, terlihat di antara mereka membawa payung.

Sejumlah ruas jalan di kawasan Balai Kota pun ditutup dan dijaga oleh personel kepolisian dari dalmas Polrestabes Bandung dan dalmas Polda Jabar.

“Tidak ada pengibaran bendera serikat, ini murni untuk buruh. Kita sudah sepakat jangan ada yang mengibarkan bendera serikat kecuali di mobil komando,” kata seorang orator.

Baca juga : Bebaskan publik protes RUU Ciptaker, Sultan Yogyakarta : yang penting tertib 

Omnibus Law, sejumlah poin ini merugikan buruh

Loading...
;

Klarifikasi merdeka.com atas tudingan hoaks UU Cipta Kerja

Mereka menyebut payung yang diangkat para buruh merupakan simbol perlawanan kepada pemerintah dan DPR RI yang baru mengesahkan UU Cipta Kerja pada Senin (5/10/2020) kemarin.

“Payung ini merupakan simbol perlawanan kita,” ucap orator tersebut.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang Dan Kulit (FSP TSK) SPSI yang juga Presidium Aliansi Gekanas (Gerakan Kesejahteraan Nasional), Roy Jinto mengatakan, aksi buruh ini dilakukan serentak di seluruh daerah di Jabar.

“Hari ini serentak di seluruh Indonesia dan Jawa Barat aksi yang sama, menyatakan kecewa pada pemerintah dan DPR RI atas diputuskannya RUU Cipta Kerja. Kami jelas menolak,” ujar Roy.

Roy meminta agar pemerintah membatalkan UU Cipta Kerja dan mendorong agar pemerintah kota/kabupaten menyurati presiden untuk membatalkan UU tersebut melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

“Kami menuntut bupati, wali kota dan DPRD agar mengirimkan surat kepada presiden dan DPR RI agar membuat Perppu dan membatalkan Omnibus Law Cipta Kerja,” kata Roy menegaskan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top