HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kelahiran Dewan Nugini perancang manifesto West Papua diperingati 5 April

Pangrasia Yeem berfoto bersama anggota Legilatif ULMWP Anim-HA usai peringatan 59 Tahun New Guinea Raad di depan Kantor Legislatif ULMWP Anim-Ha, Minggu (5/4/2020). – Dok. Legislatif ULMWP

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Jayapura, Jubi – Legislatif United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP Wilayah Anim-Ha memperingati hari ulang tahun deklarasi Dewan Nugini atau New Guinea Raad yang ke-59 yang jatuh pada 5 April 2020. Peringatan itu dilangsungkan di Kantor Legislatif ULMWP Wilayah Animha di Merauke, Minggu (5/4/2020).

Erick Walela, Deputi Biro Politik ULMWP mengatakan Dewan Nugini adalah bagian penting dari sejarah Papua. Dewan Nugini adalah badan legislatif pertama yang dibentuk Pemerintah Kolonial Belanda dan dideklarasikan pada 5 April 1961.

Dewan Nugini itu beranggotakan 28 orang, dan sejumlah 16 anggota dipilih melalui pemilihan yang digelar pada Januari 1961.Walela menyebut, Dewan Nugini kemudian mempersiapkan keinginan rakyat Papua menentukan nasib sendiri.

Dalam sebuah sesi darurat, Dewan Nugini merancang sebuah manifesto dan simbol nasional termasuk bendera Bintang Fajar. Bendara itu menjadi simbol sebuah entitas negara yang sekarang dikenal sebagai bendera “West Papua”.

“Manifesto tersebut kemudian dideklarasikan pada tanggal 1 Desember 1961 untuk seluruh wilayah West Nieuw Guinea (West Papua), dengan bendera Bintang Fajar dan lagu kebangsaan Hai Tanahku Papua. [Dewan Nugini juga menyiapkan] sejumlah perangkat manifesto negara Papua,” ujarnya kepada jurnalis Jubi, Minggu (5/04/2020) malam.

Deklarasi manifesto Dewan Nugini pada 1 Desember 1961 itulah yang bereaksi dengan keras oleh Soekarno, Presiden RI kala itu. Pada 19 Desember 1961, Soekarno mendeklarasikan Trikora, mengawali operasi militer Indonesia di Papua. Pada 1 Mei 1963, United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) mengalihkan penguasaan wilayah Papua kepada Indonesia.

Loading...
;

Dalam siaran persnya, Ketua Legislatif ULMWP Wilayah Anim-Ha,  Pangrasia Yeem menyatakan peringatan hari jadi Nieuw Guinea Raad ke-59 itu harus menjadi momentum bagi negara-negara Melanesia untuk melihat perjuangan orang Melanesia menjadi anggota penuh Melanesia Spearhead Group (MSG).

Baca juga  Demo #SaveLE : Rakyat Papua minta KPK stop intimidasi Gubernur Papua

“Hari ini Legislatif ULMWP Wilayah Anim-Ha memperingati dan merayakan HUT deklarasi Nieuw Guinea Raad pada 5 April 1961. Tahun 2020, Nieuw Guinea Raad masuk usia ke-59 tahun,” ungkap Pangrasia Yeem dalam siaran persnya.

Yeem menyatakan pihaknya menegaskan kembali pentingnya negara-negara melanesia melihat perjuangan orang Melanesia menjadi anggota penuh MSG.  Ia juga meminta para anggota MSG menangguhkan keanggotaan Indonesia di MSG.Yeem menegaskan Indonesia hadir hanya demi kepentingan politiknya, dan bukan didasarkan kepentingan ras dan kesamaan budaya Melanesia.

“Indonesia jelas-jelas sedang menjadi ancaman bagi keharmonisan West Papua sebagai keluarga Melanesia di MSG,” kata Yeem.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa