Follow our news chanel

Kelanjutan pembangunan jembatan Nduga tunggu kepastian keamanan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kelanjutan pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga pasca insiden penembakan terhadap pekerja PT Istaka Karya pada Desember 2018 oleh kelompok bersenjata, belum bisa dipastikan sebelum adanya kepastian jaminan keamanan.

Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional XI Jayapura Osman Marbun, mengatakan rencana awal Februari 2019 akan kembali dikerjakan, tapi kesepakatan pengiriman pekerja belum ada karena  kepastian keamanan belum tampak.

"Sampai saat ini belum ada aktivitas kerja di sana (Nduga)," kata Osman kepada wartawan, di Jayapura pekan kemarin.

Menurutnya, keamanan akan dikirim dari Mabes TNI, sementara pengerjaannya akan diambil alih oleh Zipur. Hanya saja tenaga ahli tetap dari PT Istaka Karya dan PT Brantas Abipraya.

"Nanti kalau sudah ada kepastian keamanan baru kami berani mengatakan kapan pekerja akan mulai diturunkan dan kembali bekerja. Pasalnya dari 21 jembatan yang sudah dikerjakan lima tersisa 16 yang harus dikerjakan," ujarnya. 

Sementara saat ditanya soal kondisi jalan di Papua, jalur-jalur logistik yang sudah hidup seperti Nabire – Enarotali tidak ada masalah, meskipun ada beberapa ruas yang sudah longsor, hanya saja mungkin sudah ditangani. 

Loading...
;

"Sejauh ini belum ada keluhan," katanya.

Sementara jalan Jayapura – Sarmi katanya, ada beberapa jembatan yang belum tuntas dikerjakan, karena memang ada jembatan yang dulu dibangun provinsi sampai hari ini belum diteruskan. 

"Ini yang kami harapkan pemerintah setempat bisa teruskan pembangunannya, sehingga bisa difungsikan," ujarnya.

Sedangkan, jalan ke Mulia sejauh ini masih lancar, apakah memang jarang dilewati kendaraan karena takut atau ada faktor lain. Sebab, dari segi keamanan sudah banyak. Sementara, jalan Merauke – Boven Digoel dilaporkan lancar.

"Dulu jalur Mulia ini memang pernah ada yang longsor sampai 50 meter aspalnya patah tapi sudah ditangani," kata Osman Marbun. 

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT Istaka Karya Yudi Kristanto mengatakan insiden penyerangan kelompok bersenjata di Nduga, Papua tidak menghentikan proyek jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua.

"Kami ini terikat kontrak dan berkewajiban terhadap penyelesaian pekerjaan. Jadi, pekerjaan tidak boleh terhenti karena ini adalah bagian dari program pemerintah, yakni pembangunan Trans Papua di segmen lima," ujar Yudi. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top