Follow our news chanel

Kelelahan berjalan kaki 28 kilometer, rombongan survei akan dijemput helikopter

Tim gabungan SAR Manokwari saat bersiap melakukan pencarian rombongan survei Tower Telkomsel yang mengalami kelelahan di hutan Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. (Jubi/dok SAR Manokwari).
Kelelahan berjalan kaki 28 kilometer, rombongan survei akan dijemput helikopter 1 i Papua
Tim gabungan SAR Manokwari saat bersiap melakukan pencarian rombongan survei Tower Telkomsel yang mengalami kelelahan di hutan Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. (Jubi/dok SAR Manokwari).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Manokwari, Jubi – Rombongan  survei proyek pembangunan tower Telkomsel dari Pemda Tambrauw Papua Barat yang berjumlah 11 orang, mengalami kelelahan setelah berjalan kaki cukup panjang di Kampung Atay Kecamatan Menekar, Tambrauw Papua Barat.

Rombongan tersebut melakukan survei dengan berjalan kaki sejak tanggal 21 Mei lalu, namun belum juga kembali ke titik awal. Sehingga informasi yang dialami baru dilaporkan ke kantor SAR Manokwari pada 23 Mei 2019.

Kepala kantor SAR Manokwari, George M.Randang dalam keterangan Persnya menjelaskan, rombongan tersebut merupakan tim dari Pemda Tambrauw yang melakukan survei untuk kegiatan proyek pembangunan tower Telkomsel. Dari 11 korban, satu diantaranya adalah anggota Polisi atas nama Bripka Denis Kapisa.

“Rombongan dari Pemda Tambrauw dilaporkan mengalami insiden (kelelahan) saat kunjungan kerja rencana pembangunan tower Telkomsel di Kampung Atay, Kecamatan Manekar, Kabupaten Tambrauw Papua Barat. Namum mereka mengalami insiden dan sampai saat ini belum juga diselamatkan,” ujar George, Jumat (24/5/2019).

Tim gabungan SAR, TNI, Kepolisian bersama warga setempat, kata George, masih melakukan pencarian para korban menuju Kampung Atay karena hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki sepanjang 28 kilometer menuju lokasi.

“Tim kami bersama warga dan aparat TNI/Polri setempat sedang melakukan pencarian dengan berjalan kaki. Kendaraan hanya sampai di pos 1, yaitu di Polsek Kebar Kabupaten Tambrauw. Dan berlanjut ke pos 2 di lokasi pencarian. Mengingat kondisi topografi yang sulit ditempuh dengan kendaraan karena masih tertutup hutan lebat dan perbukitan terjal,” ujarnya.

Loading...
;

Sementara Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, telah menerima informasi tentang insiden yang dialami rombongan survei tower Telkomsel.

Dikatakan Asem, rombongan tersebut dalam kondisi baik, hanya saja mereka kelelahan sehingga tidak mampu untuk meneruskan perjalanan kembali ke Ibukota Kabupaten Tambarauw.

“Kita akan siapkan Helikopter untuk evakuasi mereka. Tidak hilang atau terkena insiden apapun, mereka hanya kelelahan untuk kembali dengan berjalan kaki”, ujar Asem kepada Jubi melalui telepon selulernya.

Berikut nama-nama rombongan korban survei tower Telkomsel di Kampung Atay diantaranya: Airo Hethararia (laki-laki), Oskar Rumbino (laki-laki), Herman (laki-laki), Yoseph Barai (laki-laki), Jonathan (laki-laki), Ferry (laki-laki), Agus (laki-laki), Burhanuddin (laki-laki), Yusup Yeblo (laki-laki), Hardi Senen (laki-laki), dan Bripka Denis Kapisa (laki-laki). (*)

 Editor      : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top