Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Keluarga menjadi pewaris pelestarian budaya Papua

Penari Papua menyambut kedatangan Bupati Mathius Awoitauw saat pelantikan Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Jayapura, Senin (16/3/2020) - Jubi/Engelbert Wally.
Keluarga menjadi pewaris pelestarian budaya Papua 1 i Papua
Penari Papua menyambut kedatangan Bupati Mathius Awoitauw saat pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Jayapura, Senin (16/3/2020) – Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Jayapura diharapkan bersinergi dengan dinas pendidikan setempat. Mereka bisa bekerja sama dalam mengembangkan mata pelajaran muatan lokal di sekolah.

“Kami sudah dorong (upayakan) bahasa daerah masuk dalam kurikulum pendidikan. Oleh sebab itu, seni dan budaya (lokal) juga harus diajarkan di setiap sekolah,” kata Bupati Mathius Awoitauw, Selasa (17/3/2020).

Keluarga menjadi pewaris pelestarian budaya Papua 2 i Papua

Dia mengatakan kesenian dan tradisi lokal harus diajarkan sejak dini di sekolah maupun di sanggar atau komunitas seni. Upaya itu untuk membendung pengaruh budaya asing yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan generasi muda Papua.

“Kami takutkan ialah ketika generasi saat ini tidak mengingat lagi (mengenal) seni dan budaya tradisional (asli Papua). Mereka tidak lagi berbicara dalam bahasa ibu (bahasa daerah), dan tidak tahu (tentang) gerak dasar tarian tradisional. Oleh sebab itu, muatan lokal menjadi sangat penting untuk dipelajari di setiap jenjang pendidikan, terutama di tingkat dasar,” jelas Awoitauw.

Seniman Papua Agus Ohee mengatakan pengenalan tradisi dan budaya sejak dini harus dimulai dari lingkungan keluarga, semisal dalam penggunaan bahasa ibu. Ketika mereka terbiasa mengunakannya dalam percakapan sehari-hari di rumah, tradisi itu akan terus melekat hingga dewasa.

“(Pelestarian budaya bisa) di mulai dari keluarga, dengan kebiasaan dan (pengenalan terhadap) cerita-cerita masa lalu (hikayat). Kehidupan masa lalu itu penuh dengan aturan ketat, tetapi tetap dipatuhi dan dilaksanakan turun-temurun,” kata Ohee. (*)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top