TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Kematian akibat Covid-19 lebih 1.000 kasus dalam 11 hari beruntun

Pemakaman COVID-19 di Papua
Pemakaman pasien yang meninggal akibat COVID-19 di Pekuburan Covid Polomo, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi –  Angka kematian akibat terinfeksi Covid-19 secara nasional tembus 1.000 kasus lebih per hari selama 11 hari terakhir dalam kurun waktu 16 hingga 26 Juli 2021. Dalam  11 hari terakhir kematian Covid-19 di Indonesia mencapai 14.574 kasus. Kumulatif kasus dalam 11 hari itu 1,5 kali lipat dari 11 hari sebelumnya atau selama kurun 5-15 Juli yang mencetak kumulatif kasus kematian Covid-19 di 9.610 kasus.

Selama 11 hari terakhir tercatat perkembangan kasus kematian warga yang terinfeksi Covid-19 sempat mencetak rekor baru selama tiga hari beruntun.

Tercatat pada 21 Juli, Indonesia mencapai rekor baru kasus kematian harian yakni 1.383 kasus. Disusul rekor baru pada 22 Juli dengan 1.449 kasus, dan rekor kematian baru pada 23 Juli sebanyak 1.566 kasus yang merupakan rekor tertinggi selama pandemi Covid-19 menjangkiti Indonesia dalam 16 bulan terakhir.

Baca juga : Kematian akibat Covid-19 Indonesia kemarin tertinggi di dunia menyalip AS

Kematian akibat Covid-19 di Sultra mecapai 244 kasus  

Keluarga pasien mengamuk saat kematian kerabatnya dinyatakan akibat Covid-19

Berdasarkan grafik kematian yang diakses dari laman covid19.go.id, angka kematian harian yang menembus 1.000 orang terjadi mulai Juli ini selama pandemi global Covid di RI yang dinyatakan resmi mulai 2 Maret 2020.

Jumlah kematian harian tembus seribu pertama adalah pada 7 Juli 2021 sebanyak 1.040 orang. Itu pun menjadi lonjakan rekor selama pandemi kala itu. Setelahnya angka kematian harian kembali di bawah seribu. Kemudian, 11 Juli 2021 angka kematian kembali di atas seribu (1.007 kematian), lalu turun lagi di bawahnya hingga empat hari selanjutnya.

Dari penambahan harian kasus kematian Covid-19 tersebut, Jawa Timur tercatat menjadi provinsi yang paling banyak menyumbang kasus kematian dalam kurun 11 hari terakhir, yakni 3.649 kasus. Urutan kedua yang menyumbang kematian teratas adalah Jawa Tengah dengan 3.368 kasus dalam 11 hari.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sebelumnya mengklaim penyebab angka tinggi kematian Covid-19 di wilayahnya lantaran banyak pasien terlambat mendatangi rumah sakit rujukan.

Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sejumlah alasan kematian pasien Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah tinggi karena banyak warga tak lapor saat positif covid-19, serta banyak pasien komorbid, dan persoalan kapasitas RS hingga krisis oksigen.

Pemerintah pusat sebelumnya juga tak menampik bahwa terjadi lonjakan kasus kematian Covid-19 selama pembatasan mobilitas warga terkini. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam mengatakan rata-rata pasien meninggal karena perburukan gejala. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us