Kematian penyu secara misterius di Yogyakarta terjadi dalam dua hari berturut

Papua
Ilustrasi penyu - Jubi/Aries Munandar

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bantul, Jubi – Dua ekor penyu ditemukan mati di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam dua hari berturut-turut. Penyu pertama yang belum teridentifikasi jenisnya terdampar di Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, pada Minggu (24/10/2021).

“Warga yang pertama kali menemukan, dia sedang beraktivitas di tepi pantai pagi hari. Saat jalan di pasiran melihat benda yang mencurigakan dan berbau menyengat,” ujar Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto, Senin (25/10/2021).

Baca juga : Kematian penyu di daerah ini akibat pemburuan dan makan plastik
AEER minta kematian puluhan penyu di Bengkulu diselidiki
BPSPL Denpasar temukan plastik pada usus penyu hijau yang sudah mati

Warga tersebut mendapati penyu dengan berat 35 kilogram, panjang 50 centimeter, dan lebar 30 centimeter tersebut telah mati. Beberapa luka ditemukan pada bagian kaki dan kepala.

“Terdapat luka luka pada bagian kaki dan kepala. Belum tahu penyebabnya (luka) apa. Sudah dikubur karena baunya menyengat,” kata Surisdiyanto menambahkan.

Ia menyebut dalam beberapa tahun terakhir sering ditemukan penyu mati di Kawasan Pantai Sepanjang, namun penyebab kematian hewan laut itu sampai kini masih misteri.

Loading...
;

Sedangkan temuan penyu mati kedua di Pantai Pandansari, Gadingsari, Sanden, Bantul, Senin (25/10/2021) pagi.

“Penyu jenis Lekang diperkirakan mati terdampar,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah IV Kabupaten Bantul, Nugroho.

Nugroho menyebutkan pertama kali penyu itu ditemukan oleh seorang wisatawan yang mencium bau busuk ketika sedang berjalan-jalan di Pantai Pandansari. Wisatawan tersebut kemudian melapor ke Pengelola Pantai Gua Cemara sebelum dtreruskan ke SAR Satlinmas.

SAR Satlinmas bersama anggota TNI AL Posal Pantai Samas, dan pengurus penangkaran penyu Goa Cemara, Ditpolairud mendatangi lokasi penyu terdampar.

Setelah diperiksa, penyu dengan panjang karapas atau cangkang keras 80 centimeter dan lebar 64 centimeter, serta bobot lebih dari 30 kilogram itu diduga sudah mati lebih dari 3 hari lalu.

“Dugaannya sudah mati lebih dari tiga hari karena sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau. Tadi langsung dikubur,”  kata Nugroho menjelaskan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top