HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Kembali ke Papua, Irjen Pol Rudolf A Rodja diharapkah mengubah cara kerja polisi

Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja saat masih berpangkat Brigjen dan menjabat Kapolda Papua Barat – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi โ€“ Penunjukan Irjen Pol Rudolf A Rodja sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua yang baru diharapkan akan mengubah cara polisi di Papua bekerja. Rodja yang memiliki rekam jejak panjang bertugas di Papua diharapkan bisa mengubah cara represif polisi di Papua, karena cara represif itu terbukti gagal memperbaiki situasi di Papua.

Harapan itu disampaikan anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum, keamanan dan hak asasi manusia Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Laurenzus Kadepa saat dihubungi Jubi via telepon, Minggu (28/4/2019). Kadepa menyampaikan harapan itu menanggapi penunjukan Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja menggantikan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Papua Irjen Pol Martuani Sormin.

Kadepa menyebut Irjen Pol Rudolf A Rodja yang pernah bertugas sebagai Kepala Biro Operasi Polda Papua dan Wakil Kepala Polda Papua (14 Januari 2014 hingga 17 November 2016) mengetahui kondisi Papua dan masyarakatnya. “Saya harap kinerja beliau saat kembali ke Papua akan lebih baik lagi dibandingkan para Kapolda sebelumnya,” kata Laurenzus Kadepa.

Kedepa menyatakan selama ini polisi di Papua masih cenderung memakai pendekatan yang represif dalam menangani berbagai aksi atau kegiatan kemasyarakatan di Papua. Polisi juga terkesan asal “main tangkap”, membubarkan masyarakat yang beribadah karena menganggap ibadah itu memeringati hari kemerdekaan Papua, atau dianggap terkait aspirasi Papua merdeka.

Kadepa juga mengkritik cara kerja polisi yang memasuki kampus perguruan tinggi dan menyita berbagai asesoris berlogo Bintang Kejora. “Polisi masuk kampus, padahal kampus punya aturan sendiri. Masyarakat di Papua juga melihat aksi penembakan yang disengaja maupun tidak sengaja oleh oknum polisi, dan para pelakunya mendapat hukuman yang tidak adil, membuat keluarga korban merasa tidak mendapat keadilan,” ucapnya.

Baca juga  DKPP berhentikan anggota KPU Nabire yang merangkap PNS

Kadepa menegaskan cara lama polisi bekerja di Papua itu berulang kali menimbulkan masalah baru di Papua, dan tidak pernah menciptakan jalan keluar bagi masalah Papua. Kehadiran Irjen Pol Rudolf A Rodja diharapkan mampu mengubah situasi itu.

Loading...
;

“Saya pikir itulah pekerjaan rumah Kapolda baru. Saya harap Kapolda kali mampu mengatasi semua itu dan lebih baik ke depan, karena beliau bukan orang baru bertugas di Papua,” ujarnya.

Harapan yang sama diutarakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura atau BEM USTJ, Alexander Gobai. Gobai mengatakan tindakan refresif polisi dalam menangani masalah di Papua tidak membangun solusi, namun justru akan menambah masalah baru.

“Saya harap, pada masa kepemimpinan Kapolda baru penanganan setiap masalah di Papua tidak refresif dan menggunakan senjata, karena hingga kini masyarakat Papua masih trauma dengan peristiwa masa lalu. Kita tahu, masalah Papua berkaitan erat dengan masalah pelanggaran hak asasi manusia pada masa lalu,” kata Gobai.

Sebagai salah satu pimpinan mahasiswa, Alexander Gobai juga tidak ingin masih terjadi pembungkaman ruang menyampaikan pendapat di muka umum.ย Gobai menyatakan penyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara selama itu sesuai ketentuan Undang-Undang dan tidak menggangu masyarakat lain. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa