Kemendikbudristek luncurkan program ‘Guru Belajar dan Berbagi’

guru
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Dr. Iwan Syahril, Ph. D meluncurkan program "Guru Belajar dan Berbagi Seri Guru Merdeka Belajar" secara daring melalui Youtube, Selasa, 12 Oktober 2021. - Jubi/Theo Kelen.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan meluncurkan Program “Guru Belajar dan Berbagi Seri Guru Merdeka”. Peluncuran secara resmi dilakukan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Dr. Iwan Syahril, Ph.D secara daring pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Iwan Syahril dalam sambutannya mengatakan direktoratnya dan Yayasan Guru Belajar meluncurkan program guru belajar dan berbagi seri guru merdeka belajar yang bertujuan untuk mendorong guru di Indonesia menjadi guru merdeka belajar.

Ia berharap program tersebut mampu memberikan pemahaman serta meningkatkan kesadaran guru tentang konsep mereka belajar. Juga meningkatkan kemampuan untuk merefleksikan perkembangan sebagai guru. Kemudian menyusun rencana aksi dan melakukan pengembangan diri.

BACA JUGA: Makna PON XX bagi pelajar Papua

Guru, kata Iwan, adalah ujung tombak pendidikan, karena mereka adalah teladan bagi peserta didik. Karena itu guru memiliki kebutuhan untuk terus meningkatkan diri dan kompetensi dirinya.

“Sehingga mampu memberikan layanan yang optimal bagi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran,” katanya dalam acara peluncuran program secara daring melalui kanal YouTube Ditjen GTK KEMENDIKBUD RI pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Loading...
;

Iwan mengatakan dalam upaya tersebut Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan terus mendorong dan memfasilitasi guru untuk menjadi guru yang berpusat kepada siswa. Sebagai upaya untuk menfasilitasi guru dan tenaga kependidikan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan meluncurkan layanan berbasis digital dalam program guru berbagi dan belajar.

Program tersebut, kata Iwan, merupakan gerakan gotong royong antara pemerintah, komunitas, dan penggerak pendidikan.

“Agar guru, kepala sekolah, pengawas sekolah di seluruh Indonesia dapat berbagi ide, inspirasi, praktik baik, serta mengikuti berbagai macam pelatihan secara daring,” katanya.

Ia menjelaskan program guru belajar dan berbagi tersebut telah menjangkau lebih satu juta guru dari pelosok Indonesia.

“Sebanyak 70 persen dari sekolah-sekolah Indonesia gurunya telah terlibat dalam program guru belajar dan berbagai,” ujarnya.

Iwan mengatakan upaya meningkatkan profesionalisme guru seharusnya tanggung jawab semua pihak. Kesadaran tumbuh untuk terus ingin mendorong dari setiap masing-masing guru agar menjadi guru pembelajar setiap masa atau guru merdeka belajar.

Pandemi Covid-19, kata Iwan menyadarkan betapa pentingnya peran guru dalam upaya pemulihan pendidikan sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

“Kondisi yang sangat luar biasa ini tidak mudah, ternyata kita telah lewati selama hampir dua tahun,” ujarnya.

Berbagai inspirasi, kata Iwan, ketangguhan, kesungguhan, inovasi, dan semangat gotong-royong ditunjukkan oleh guru di Indonesia untuk memastikan agar anak-anak tetap belajar walaupun dengan berbagai keterbatasan.

Ia mengatakan perubahan tersebut telah mendorong semua pihak, baik pemerintah maupun guru dan orang tua untuk melakukan penyesuaian secara cepat.

Guru harus menguasai teknologi pembelajaran daring disertai semua aplikasi yang digunakan. Dengan menyesuaikan metode pembelajaran dan hal lain yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

“Demikian juga orang tua harus terus lebih aktif membantu anak-anaknya belajar agar proses belajar-mengajar bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Pandemi Covid-19, tambah Iwan, menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan menyadari pentingnya peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu guru perlu senang belajar dan mengembangkan diri dan mampu menghadapi situasi, inovasi, dan berkreasi dalam menghadapi tantangan.

Menurutnya dengan adanya program “Guru Belajar dan Berbagi Seri Guru Merdeka” maka para guru, kepala sekolah,dan pengawas sekolah dapat memperoleh pemahaman serta meningkatkan kesadaran untuk terus menjadi seorang pembelajar, serta untuk menjadi guru yang merdeka belajar.

“Dalam rangka Hari Guru se-Dunia saya mengajak kita semua guru-guru seluruh Indonesia untuk terus mengembangkan diri dan bergotong royong mewujudkan pemulihan pendidikan di Indonesia. Dengan semangat serentak wujudkan merdeka belajar,” katanya.

Iwan mengajak semua pihak bersama-sama mendukung dan memajukan peserta didik dan mengajak mereka untuk terus bermimpi setinggi-tingginya dan bekerja keras meraih mimpi mereka tersebut. Kemudian menikmati masa pendidikan yang berkualitas dengan baik, yang menumbuhkembangkan potensi mereka.

“Baik potensi pemikiran maupun potensi karakter yang mereka miliki,” ujarnya.(*)

Editor: Syofiardi

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top