KENA bantu bahan bangunan ke Yayasan Siloam Papua

KENA bantu bahan bangunan ke Yayasan Siloam Papua 1 i Papua
Anggota KENA dan pengelola yayasan Siloam Papua saat memberikan sumbangan bahan bangunan– Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Komunitas Enaimo Nabire (KENA) memberikan bantuan berupa bahan bangunan kepada Yayasan Siloam Papua. Yayasan yang membina anak pecandu lem aibon ini berencana membangun panti rehabilitasi.

Wakil ketua KENA, Debora Nawipa saat saat memberikan bantuan tersebut pada Jumat (26/07/2019) mengatakan aksi tersebut merupakan komitmen dalam program komunitasnya, selain masalah lingkungan juga masalah sosial.

“Ini bentuk kepedulian KENA sesuai program komunitas,” kata Debora.

Menurutnya, aksi tersebut murni dari komunitasnya guna membantu Yayasan Siloam Papua. Sebab keduanya (Yayasan dan KENA) memiliki visi yayasan sama yakni memerangi anak pecandu lem aibon.

Ia bilang, aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi kampanye bahaya penggunaan lem Aibon yang digelar pada 23 Juli kemarin.

“Kami juga meminta Pemkab Nabire agar ikut membangun bangunan permanen dan mendirikan sebuah panti rehabilitasi buat pecandu lem aibon, sebab anak di bawah umur saat ini sudah hancur karena lem,” ucapnya.

Loading...
;

Debora Nawipa menjelaskan, bahan bangunan yang diberikan berupa daun seng 20 lembar, dua sak semen dan 1 kubik balok kayu besi, yang disumbangkan dari salah satu senior dalam KENA.

Ini merupakan bantuan walau pun sedikit, diharapkan dapat meringankan beban pengelola yayasan. Sehingga, KENA mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat yang peduli dengan generasi emas Papua di Nabire untuk dapat membantu mengingat banyak anak telah kecanduan lem Aibon dan hancur masa depan mereka.

“Saya ajak siapapun yang peduli untuk bosan memberikan sedikit saja kelebihannya kepada yayasan ini demi masa depan anak – anak kita ini,” tuturnya.

Pengelola Yayasan Siloam Papua di Nabire, Amos Yeninar sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan KENA. Menurutnya, tujuan mendirikan panti rehabilitasi adalah untuk menampung anak binaannya yang sudah sadar sehingga tidak kembali lagi terpengaruh dengan temannya.

Katanya lagi, fasilitas itu merupakan tempat persinggahan sementara. Artinya, kondisi mereka tidak mungkin langsung direhabilitasi. Sebab anak – anak perlu pendekatan dan pembinaan sebelum masuk ke rehabilitasi.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari KENA. Maksud rumah ini dibangun untuk pisahkan mereka yang sudah mau sadar, biar tidak gabung lagi dengan yang masih di rumah singgah karena butuh waktu untuk menyadarkan mereka,” terangnya.

Saat ini, yayasan telah membangun pondasi di Kelurahan Kali Bobo Nabire dengan ukuran 6 X 9 meter. Sementara seluruh kebutuhan bangunan antara lain : 4 kubik papan kayu putih, 100 lembar daun seng, paku 5, 7, 10 cm masing 10 Kg, 35 lembar tripleks, 1 kubik balok 5 x 5 cm, 10 sak semen, 2 ret pasir timbunan, 1 kubik kayu besi, 2 kaleng cat warna hijau besar, 6 buah cincin sumur dan 1 buah mesin pompa air.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top