Follow our news chanel

Previous
Next

Kepala BPN Kota Jayapura sebut reforma agraria tingkatkan perekonomian

Kepala Pertanahan Kota Jayapura, Roy Wayoi (kanan) saat berbincang dengan kolega. - Jubi/Ramah
Kepala BPN Kota Jayapura sebut reforma agraria tingkatkan perekonomian 1 i Papua
Kepala Pertanahan Kota Jayapura, Roy Wayoi (kanan) saat berbincang dengan kolega. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jayapura, Roy Wayoi, mengatakan reforma agraria atau pembaruan agraria adalah proses restrukturisasi kepemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agraria khususnya tanah.

Reforma agraria melalui redistribusi tanah yang berasal dari tanah Hak Guna Usaha (HGU), tanah yang sudah dilepaskan untuk dijadikan kawasan hutan diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tanah ini ditata, dikeluarkan sertifikatnya, dan diberikan kepada masyarakat tidak mampu melalui program pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan instansi teknis terkait sehingga berdampak pada ekonomi kerakyatan,

“Seperti pertanian, koperasi, perikanan, peternakan sebagai stimulan untuk pengembangan ekonomi kerakyatan supaya pembagian tanah ini berdampak pada masyarakat, yaitu peningkatan ekonomi,” ujar Wayoi di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (11/2/2020).

Selain itu, dijelaskan Wayoi, upaya lainnya melalui program yang dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui reforma agraria, yaitu program perhutanan guna membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar hutan untuk mengajukan hak pengelolaan.

Dengan demikian, masyarakat yang ekonominya kurang mampu dapat memiliki akses legal terhadap tanah-tanah yang dapat dikelola sebagai sumber penghidupan dan kesejahteraan.

Loading...
;

“Setelah disetujui, masyarakat dapat mengolah dan mengambil manfaat dari hutan dengan cara ramah lingkungan. Hasil panen dapat dijual oleh masyarakat demi pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” ujar Wayoi.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPR Kota Jayapura, Alimuddin, mengatakan pembagian sertifikat tanah dorong percepatan pembangunan yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap masyarakat dapat mendukung pembagian sertifikat tanah sehingga tidak lagi ada yang saling klaim kepemilikan. Ini juga tentunya berdampak pada pembangunan infrastruktur yang dikerjakan tanpa ada hambatan,” ujar Alimuddin. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top