Follow our news chanel

Previous
Next

Kepala Distrik ajak masyarakat Sinak kembali berkebun

Ilustrasi Pangan Lokal di Pasar - Jubi/Dok.
Kepala Distrik ajak masyarakat Sinak kembali berkebun 1 i Papua
Ilustrasi Pangan Lokal di Pasar – Jubi/Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Distrik Sinak di Kabupaten Puncak, Papua, Petrus Kogoya mengajak masyarakat kembali berkebun. Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Puncak akan membeli sayuran panenan warga dalam jumlah yang besar, demi menggerakkan perekonomian warganya.

Hal itu dinyatakan Petrus Kogoya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (8/12/2019). Kogoya mengatakan program pembelian sayur panenan masyarakat itu akan dijalankan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindag) Kabupaten Puncak pada 2020.

“Pemerintah daerah akan membeli barang dagangan berupa pangan lokal milik masyarakat. Rencananya mereka [Disperindag] akan berkeliling Distrik Beoga, Ilaga, dan Sinak, juga sejumlah distrik lain di Kabupaten Puncak, untuk peningkatan [produksi] pangan lokal di Kabupaten Puncak,” kata Kogoya.

Kogoya berharap masyarakat di Sinak akan memanfaatkan lahan pekarangannya untuk berkebun. Selain berkebun umbi dan sayuran, masyarakat juga bisa menanam buah-buahan. “Kalau masyarakat sudah bisa berkebun, mereka bisa mendapatkan uang. Mereka juga akan bisa menikmati sayuran segar untuk meningkatkan [asupan] gizi dalam keluarga,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Puncak membangun pasar grosir sayuran dan buah-buahan untuk menyalurkan hasil panenan masyarakat itu. “Maka kami sudah membangun grosir yang dibantu oleh pemerintah, agar bisa menampung pangan lokal milik masyarakat. Grosir tersebut akan diresmikan tahun depan,” kata Kogoya.

Kepala suku di Sinak, Daibenus Murib mengatakan masyarakat harus kembali berkebun agar memiliki hasil kebun untuk meningkatkan taraf kehidupan mereka. “Berkebun adalah budaya kami. Hasil pertanian masyarakat  bisa dijual kepada perusahaan skala besar yang ada di wilayah pegunungan, seperti Freeport,” katanya.

Loading...
;

Murib mengatakan budaya berkebun harus ditumbuhkan agar masyarakat di Sinak tidak larut dalam berbagai pengaruh budaya baru yang merusak, seperti perjudian toto gelap misalnya. “Perubahan bisa kita terima, tetapi kita gunakan sesuai dengan tempatnya,” katanya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top