Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Kepala Suku Besar Mapia dikukuhkan

Kepala Suku Besar Mapia dikukuhkan 1 i Papua
Tokoh Adat Mapia, Tobias Bunapa, saat mengukuhkan Kepala Suku Mapia, Fabianus Tebai – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Masyarakat Mapia akhirnya memiliki satu kepala Suku Besar. Mapia terdiri dari Distrik Mapia, Mapia tengah, Mapia barat, Piyaiye, Sukikai Selatan di Kabupaten Dogiyai. Sedangkan di Kabupaten Nabire, wilayah Mapia terdiri atas Distrik Siriwo, Yaro, Menou, Dipa, Topo, Wanggar dan Distrik Nabire.

Pengukuhan Fabianus Tebai sebagai kepala Suku Besar Mapia digelar disela – sela rangkaian perayaan Natal tahun 2019 dan tahun baru 2020 di Graha Bethesda Nabire pada Kamis (8/1/2020).

Tokoh adat Mapia, Tobias Bunapa mengatakan, kerinduan akan bersatunya Suku Mapia sudah ada sejak lama Kini , keinginan itu terwujud.

Menurut Bunapa, suku Mapia memiliki adat istiadat dan budaya berbeda dari suku Mee pada umumnya. Sehingga ini saatnya Mapia harus memiliki satu kepala suku yang mengayomi seluruh warga di dalamnya.

“Keinginan itu terwujud dan ini adalah keinginan seluruh masyarakat Mapia dan telah disetujui oleh kepala – kepala sub suku di seliruh wilayah Mapia dan sebelumnya kami punya sub suku masing – masing,” kata Bunapa.

Dikatakan, hal ini merupakan tuntutan masyarakat yang melihat dan menilai sikap, perbuatan dan tingkah laku pimpinannya kepada masyarakat. Sehingga, tugasnya saat ini adalah menjaga masyarakat orang Mapia dan kekayaan alam yang berada di wilayah adat Mapia. Hal ini dipercayakan kepada Fabianus Tebai sebagai kepala Suku Besar orang Mapia.

Loading...
;

“Dia selama ini selesaikan persoalan dengan baik. Bijak dalam mengambil keputusan dan sangat memperhatikan masyarakatnya,” kata Bunapa.

Sementara itu, Kepala suku besar Mapia, Fabianus Tebai, mengatakan sebagai kepala suku yang dipercayakan masyarakatnya, ia akan membela warga dan termasuk tanah di wilayah adatnya.

Menurutnya, suku Mapia memiliki budaya dan adat istidat, memiliki kaum intelektual. Yakni sarjana, para imam dan pendeta .

“Semua kita sudah punya, maka sesuai motto orang Mapia adalah membela yang benar, berpikir cepat dan bertindak tepat dan mari kira bersatu untuk membangun kehidupan yang layak,” tandasnya.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top