Follow our news chanel

Previous
Next

Kepastian pelaksanaan PON 2020 Papua ditentukan pekan depan

Ilustrasi. Dua atlet Jawa Timur [tengah] foto bareng maskot PON XX/2020 Papua, Kangpho [kiri] dan Drawa [kanan], saat tes event cabang olahraga atletik di lintasan atletik Mimika Sport Complex, Timika, Kabupaten Mimika, Papua - Jubi/Jean Bisay

Kepastian pelaksanaan PON 2020 Papua ditentukan pekan depan 1 i Papua
Ilustrasi. Dua atlet Jawa Timur [tengah] foto bareng maskot PON XX/2020 Papua, Kangpho [kiri] dan Drawa [kanan], saat tes event cabang olahraga atletik di lintasan atletik Mimika Sport Complex, Timika, Kabupaten Mimika, Papua – Jubi/Jean Bisay
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Nasib pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua akan mendapatkan kepastian melalui rapat terbatas (ratas) di Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo, pekan depan.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa, saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK),

“Dalam waktu dekat atau pekan ini ada ratas membahas soal jadwal PON ini. Saya dengar dari internal Kemenko PMK akan dibahas dan ditentukan oleh Presiden setelah hari Paskah,” kata Kapisa.

Di tengah bayang-bayang penundaan PON Papua, Kapisa mengaku pihaknya terus melaporkan progres dan situasi terkini terkait persiapan dan venue kejuaraan empat tahunan itu.

Kapisa pun tak menampik bahwa pandemi virus corona telah membuat persiapan PON menjadi terganggu. Apalagi kini Pemerintah Provinsi Papua juga telah menerapkan kebijakan karantina wilayah.

Loading...
;

“Ini mengganggu persiapan. Kami selalu melaporkan ke Menko PMK hingga saat ini progres masih 85-90 persen dan ini akan dipertimbangkan oleh Presiden nantinya,” katanya menambahkan.

Papua sebagai tuan rumah PON 2020, menurut dia akan tetap mengikuti apapun keputusan pemerintah pusat soal nasib pelaksanaan pekan olahraga nasional empat tahunan itu.

Pemerintah Papua sebelumnya telah meningkatkan status penanganan wabah virus corona di sana dari siaga menjadi tanggap darurat.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, juga telah menyepakati untuk memperpanjang masa status tanggap darurat di Papua dari 9 April menjadi 6 Mei.

“Kami akan mengikuti keputusan presiden. Sambil menunggu, pembangunan venue tetap berjalan meski agak lambat karena COVID-19,” tuturnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top