Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Kepulauan Solomon sedang negosiasikan pinjaman miliaran dolar

Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Kepulauan Solomon, Jeremiah Manele, pada September tahun lalu. – CNS via Reuters / Sheng Jiapeng

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Honiara, Jubi – Sejumlah dokumen Kepulauan Solomon yang bocor ke ABC mengungkapkan bahwa Pemerintah Kepulauan Solomon membahas pinjaman sebesar AS$ 100 miliar dari seorang pengusaha Tiongkok – jumlah dana yang hampir 77 kali lipat dari PDB negara Pasifik itu.

Menteri Keuangan Kepulauan Solomon, Harry Kuma, telah membenarkan bahwa surat-surat itu yang menunjukkan bahwa dirinya sedang berdiskusi tentang kemungkinan pinjaman itu adalah dokumen asli. “Benar, surat-surat itu asli,” katanya kepada ABC dalam sebuah pesan. “Namun, saya kecewa karena saya belum menerima laporan tentang proposal itu dari karyawan saya ketika masalah ini beredar di media.”

PDB Kepulauan Solomon adalah AS$ 1,3 miliar. Dalam salah satu suratnya, Kuma menerima usulan biaya perantara yaitu 11 % – atau sebesar $ 11 miliar.

“Sekali lagi, mohon diketahui bahwa kita sangat tertarik dengan pendanaan ini karena dana ini akan membantu mengembangkan ekonomi kita and memajukan orang-orang kita,” tulis Kuma.

Berita ini muncul lima bulan setelah Kepulauan Solomon mengalihkan pengakuan diplomatiknya ke Tiongkok dan memutuskan hubungan dengan Taiwan.

Seorang pakar telah menyatakan keraguannya akan kemampuan Pemerintah Kepulauan Solomon untuk melunaskan utang itu jika proses ini dilanjutkan.

Loading...
;

Seorang MP dari oposisi menuduh pinjaman itu sebagai upaya penipuan, tetapi perantara dari Tiongkok di tengah-tengah kesepakatan itu menegaskan itu semua legal.

Dalam surat tertanggal 28 November tahun lalu, Kuma menulis kepada pengusaha Terry Wong di Beijing, Tiongkok, mengenai ‘peluang hibah/ pinjaman ke Kepulauan Solomon’. Dalam surat penawaran, Wong berkata tidak akan ada batasan tentang bagaimana pinjaman itu dapat digunakan, tetapi ia menyarankan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Surat-surat itu tidak menegaskan bunga pinjaman – ini belum ‘ditentukan’ – tetapi bunga itu akan sama dengan bunga rata-rata di Kepulauan Solomon.

Surat itu mengatakan jangka waktu pinjaman adalah 20 tahun, namun itu masih bisa dinegosiasikan. Dalam poselnya ke ABC, Kuma mengkonfirmasi kementeriannya masih mempertimbangkan proposal Wong. ABC telah meminta komentar dari Kantor Perdana Menteri Kepulauan Solomon. (ABC News/ Pacific Beat)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top