Follow our news chanel

Kerusakan jalan Sentani – Depapre sangat mengganggu

Kendaraan saat melintas di salah satu jembatan di kampung Dosay yang rusak berat. Jubi/Yance Wenda
Kerusakan jalan Sentani - Depapre sangat mengganggu 1 i Papua
Kendaraan saat melintas di salah satu jembatan di kampung Dosay yang rusak berat. Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani , Jubi – Kerusakan jalan yang menghubungkan Kota Sentani dan Depapresangat membuat pengguna kendaraan yang  melintas sangat terganggu. Mereka terombang ambingkan oleh kendaraan yang melewati jalan bergelombang dan  berlubang.

“Jalan ini rusak sekali dan kami hanya mau itu pemerintah perbaiki jalan ini saja, kasih baik jalan yang dari Sentani ini ke Depapre,”  kata seorang pengemudi angkutan yang biasa melalaui Depapre-Sentani, Denny Krenmusabra, kepada Jubi di Pasar Pharaa Sentani, Selasa (3/12/2019).

Baca juga : Kerusakan jalan akibat longsor makin parah

Kerusakan Jalan Nasional di Balangan Makin Parah

Kerusakan Jalan Raya Trans Wamena Jayapura KM 7 Hingga 8 di Keluhkan

Denny menyebutkan kondisi jalan yang sangat rusak itu dikeluhkan para pengemudi angkutan umum. Kondisi jalan Sentani Depapre yang sangat rusak mulai dari Doyo hingga Depapre juga membuat masyarakat yang membawa hasil bumi ke pasar Sentral mengalami keterlambatan.

Loading...
;

“Satu hari ini kami hanya angkut penumpang paling dua atau maksimal tiga kali, sangat sedikit dibanding jalan bagus yang mampu mengangkut lebih dari tiga kali,” kata Denny menjelaskan.

Kondisi jalan yang rusak menimbulkan penumpang selalu mengeluh karena menimbulkan mual dan muntah akibat  kondisi jalan yang rusak.

“Dengan kondisi jalan seperti ini paling kami sampai di Depapre hingga tiga jam dan kalau jalan baik itu paling cepat satu jam saja”  katanya.

Seorang masyarakat kampung Dosay, Yulius, mengatakan dengan kondisi seperti  itu mengganggu distribusi pengiriman barang ke pasar.

“Masyarakat dari Depapre sampai di Dosay ini punya banyak hasil bumi tapi dengan jalan seperti ini pasti pertumbuhan ekonomi di pasar itu sedikit,” kata Yulius.

Ia berharap pemerintah dapat melihat akses jalan ini dengan jeli dan tidak membiarkan begitu saja. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top