Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Kesepakatan bupati se-Meepago terkait pencegahan Covid-19

Bupati se-Meepago foto bersama setelah pertemuan di KM 100 Siriwo, Nabire. - Jubi/Abeth You
Kesepakatan bupati se-Meepago terkait pencegahan Covid-19 1 i Papua
Bupati se-Meepago foto bersama setelah pertemuan di KM 100 Siriwo, Nabire. – Jubi/Abeth You

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Siriwo, Jubi – Setelah memperpanjang masa penanganan virus corona di Meepago, para bupati menggelar pertemuan di kilo meter 100, Distrik Siriwo, Nabire, Kamis (16/4/2020).

Pertemuan itu dihadiri Bupati Nabire Isaias Douw, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa, Bupati Deiyai Ateng Edowai, Bupati Paniai Meki Nawipa bersama wakilnya Oktopianus Gobai, dan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. Ketua Asosiasi Bupati se-Meepago, Isaias Douw, mengatakan mereka juga menggelar rapat internal yang menyepakati sejumlah poin.

Kesepakatan bupati se-Meepago terkait pencegahan Covid-19 2 i Papua

Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, yang bertugas membacakan keputusan tersebut menyampaikan, poin yang disepakati di antaranya bahwa Nabire merupakan satu-satunya kota sentral di Meepago dan atas keputusan Menteri Kesehatan, BLU RSUD Nabire menjadi rujukan. “Maka kami sepakati satu kabupaten tanggung dana Rp 1 miliar untuk RSUD guna tangani pasien Covid-19.”

Selanjutnya, kata Dumupa, Covid-19 bisa menyebar ke Nabire dan ke pedalaman melalui jalan darat Wasior ke Nabire. Oleh karena itu, akses jalan raya dan jembatan harus dihentikan. “Kami juga sepakat untuk memberikan bantuan alkes ke BLU RSUD Nabire.”

Selain itu, pembatasan jalur perhubungan di antaranya udara, darat, dan laut di wilayah Meepago akan diperpanjang. “Kami perpanjang sampai 6 Mei 2020. Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi, jika Covid-19 masih merajalela kami akan perpanjang kembali.”

Ia menegaskan agar masyarakat harus tetap di daerah masing-masing. “Seperti yang di Nabire tetap di Nabire, demikian juga Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya. Urusan dinas perlu mendapatkan surat izin dari bupati.”

Loading...
;

Khusus untuk Intan Jaya, lanjutnya, diperbolehkan mengirimkan BBM melalui jalur udara, namun hanya sekali dalam seminggu. “Kami tegaskan juga, tidak boleh titipkan minuman keras dalam kendaraan yang bawa naik bahan makanan.”

Bupati Nabire, Isaias Douw, mengatakan untuk pembatasan akses jalan dari Nabire hingga Topo ditangani oleh Pemkab Nabire.

“Pembatasan akses jalan dari KM 100 hingga Iyaadimi dilakukan oleh Pemkab Dogiyai, Iyaadimi hingga Kaitaka dilakukan oleh Pemkab Deiyai. Lalu Udaugi hingga Makataka oleh Paniai dan selanjutnya oleh Pemkab Intan Jaya sampai perbatasan dengan Kabupaten Puncak,” kata Douw.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam itu, turut dihadiri sejumlah anggota DPRD, para Kapolres dan Dandim, sejumlah Kepala Dinas Kesehatan, serta pihak lainnya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top