HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Ketua MPR RI imbau warga Papua tak panik karena virus Corona

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat diwawancarai wartawan di Stadion Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (3/3/2020). - Jubi/Alex
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat diwawancarai wartawan di Stadion Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (3/3/2020). – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengimbau seluruh warga Papua untuk tidak panik menyikapi wabah Corona. Bambang menyatakan tingkat kematian akibat infeksi virus Corona relatif lebih rendah dibandingkan SARS atau flu babi. Meskipun demikian, warga yang mengalami sakit diimbau segera memeriksakan diri di rumah sakit rujukan terdekat.

Hal itu disampaikan Bambang Soesatyo di sela-sela kunjungan kerjanya ke Papua, Selasa (3/3/2020). “Kami minta masyarakat tidak terlalu panik. Begitu ada gejala yang mencurigakan, segera ke rumah sakit yang menjadi rujukan pemerintah untuk ditangani,” kata Bambang usai meninjau Stadion Papua Bangkit di Kabupaten Jayapura, Selasa.

Bambang menyatakan sejumlah kematian dalam kasus infeksi Corona terjadi dalam kelompok penderita infeksi Corona yang lanjut usia atau mengalami komplikasi dengan penyakit lain. Tanpa mengesampingkan bahaya virus Corona, Bambang menekankan pentingnya setiap orang menjaga kesehatan, kebugaran tubuh, maupun kebersihan lingkungannya.

“Kita tidak perlu kuatir. Yang penting jaga kesehatan, jaga stamina, jaga kebersihan.  Cucilah tangan untuk mencegahnya. Kami punya kewajiban yang sama, jangan membuat kepanikan di tengah-tengah masyarakat. Berikan mereka imbauan yang benar untuk menghindari bersentuhan langsung dengan orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr Aron Rumainum mengatakan semua pihak harus mencegah penyebaran virus Corona di Papua. Dinas Kesehatan akan memasang alat pemindai suhu tubuh di bandara, pelabuhan, maupun pos perbatasan negara di Papua.

Rumainum menyatakan pencegahan penyebaran virus Corona di Papua merupakan tanggungjawab semua pihak, termasuk pemerintah Provinsi Papua maupun pemerintah kabupaten/kota di Papua. “Hal yang paling cepat [yang akan kami lakukan adalah] menyediakan pemindai suhu tubuh atau termometer scanner yang harus dipasang di daerah perbatasan negara, bandara, dan sekitarnya,” kata Rumainum. (*)

Loading...
;
Baca juga  27.070 ekor babi di Sumatera Utara mati gara-gara kolera babi

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa