Ketua Nasdem Merauke polisikan kadernya karena ujarkan kebencian

Papua
Ilustrasi ujaran kebencian - Pexels.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Ketua Partai Nasdem Merauke Jefry Tjahyadi Putra memolisikan seorang warga yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian melalui media massa. Jefry melaporkan warga berinisial M itu pada dua hari lalu.

“Pak Jefry melaporkan M ke Polres Merauke pada Jumat. Saya akan mendampingi Pak Jefry hingga proses penyidikan,” kata Pengacara Jefry, Efrem Fangohoy mengonfirmasi kepada Jubi melalui telepon, Minggu (19/7/2020).

Fangohoy menyebut M dalam tulisannya di sebuah media massa daring terbitan Jakarta, melabeli Jefry dengan sebutan tidak pantas. Dia mengatai Jefry sebagai pengusaha jahat dan menghujatnya dengan sentimen ras.

“Klien saya mengetahui tulisan itu dari (grup facebook) Info Kejadian Kota Merauke. Klien saya merasa dibenturkan (diadu domba) dengan saudara-saudara (warga etnis) Marind. Itu jelas mengarah kepada ujaran kebencian, dan melanggar UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik),” jelas Fangohoy.

M, yang mengklaim sebagai kader dan Pengurus Partai Nasdem Merauke menyatakan siap mempertanggungjawabkan secara hukum perbuatannya. Namun, dia menampik bahwa tulisannya itu bertujuan menyerang Jefry.

“Saya menulis secara umum, bukan (ditujukan secara khusus) kepada pribadi maupun lembaga (tertentu). Kalau ada yang merasa terganggu dengan tulisan itu, sebaiknya menggunakan hak jawab,” kata M melalui telepon.

M juga mengaku masih tercatat sebagai kader Partai Nasdem Merauke walaupun tidak lagi menjadi pengurus dalam struktur terbaru saat ini. “Saya memegang kartu tanda anggota sehingga masih menjadi kader Partai Nasdem Merauke.” (*)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top