Follow our news chanel

Ketua Pemuda Katolik ajak kaum milenial Papua berorganisasi

Ketua Pemuda Katolik Komda Papua, Alfonsa J. Wayap (kiri), bersama Ketua Pemuda Katolik Komcab Merauke, Eligius Mahuse - Jubi/Dok. Alfonza Wayap
Ketua Pemuda Katolik ajak kaum milenial Papua berorganisasi 1 i Papua
Ketua Pemuda Katolik Komda Papua, Alfonsa J. Wayap (kiri), bersama Ketua Pemuda Katolik Komcab Merauke, Eligius Mahuse – Jubi/Dok. Alfonza Wayap

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, Alfonsa J. Wayap, mengajak kaum muda atau generasi milenial di Tanah Papua untuk bergabung dalam organisasi.

Menurut Wayap, dengan berorganisasi milenial dapat mengasah kemampuan dan mengembangkan diri serta peka terhadap segala persoalan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut dikatakan Ketua Pemuda Katolik Komda Papua saat ditemui Jubi di Jayapura, Selasa (3/3/2020).

Dia mengaku sudah melantik Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Merauke, Eligius Mahuse, yang terpilih melalui Musyawarah Komcab VII, yang diikuti 66 peserta mapenta (masa penerimaan anggota baru), 28 Februari 2020 sampai 1 Maret 2020.

Pelantikan dilakukan Minggu, 1 Maret 2020, di Merauke, yang disaksikan perwakilan KNPI Merauke dan Keuskupan Merauke yang diwakili RD John Kandam. Usai pelantikan dilakukan misa perutusan yang dipimpin RD Kandam pada Minggu (1/3/2020) sore.

Pemuda Katolik diajaknya supaya memberi diri untuk berproses dalam organisasi kepemudaan. Diyakini, dengan berorganisasi setiap pemuda dapat mengasah dirinya secara rutin, maka banyak pengalaman dan keterampilan didapat, cakap, dan berani beretorika.

Loading...
;

“Ikut organisasi jangan minder, harus siap mengkritisi situasi yang terjadi di tengah masyarakat. Bertanggung jawab jika diberi tugas. Tidak banyak mengeluh,” kata RD John Kandam, seperti dituturkan Alfonsa Wayap.

Alfonsa juga berpesan agar ketua terpilih aktif dan komunikatif dalam menjalankan tanggung jawabnya dalam bentuk kerja-kerja nyata dengan sikap militan dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Pemuda Katolik harus jeli melihat persoalan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Kepada Pemuda Katolik juga dia meminta agar aktif menilai kebijakan pemerintah yang belum berpihak kepada kepentingan umum.

“Berani mengkritisi kebijakan yang tidak memihak kepada kaum lemah yang termarjinalkan,” katanya

Dihubungi terpisah, Ketua Pemuda Katolik Komcab Merauke, Eligius Mahuse, mengatakan siap menahkodai organisasi ini tiga tahun mendatang, 2020-2023, dan sudah membuat rancangan program kerja untuk dibahas dalam rapat kerja cabang bersama pengurus.

Ia juga menyadari tidak bisa berjalan sendiri tanpa kerja sama dan dukungan senior-senior Katolik, terutama untuk mendukung milenial dalam berwiraswasta.

“Pengembangan ekonomi kreatif akan didorong pada pengembangan pemasaran yang berkelanjutan,” kata Mahuse.

Dia juga berlapang dada menerima kritikan para anggota dan senior demi memajukan organisasi dan Merauke.

“Kami siap ikut andil dalam melihat berbagai persoalan sosial masyarakat, tentunya tidak terlepas dari peran serta seluruh anggota Pemuda Katolik,” katanya.

Ketua KNPI Merauke, Simon Petrus Balagaise, mengatakan kaderisasi dalam organisasi terus dibangun, sebab organisasi sangat penting, untuk mengasah keterampilan hidup dan kepemimpinan.

Anggota Pemuda Katolik Komcab Merauke, Yolanda Gebze, mengatakan dalam berorganisasi harus dibangun komunikasi secara terus-menerus dan menyatukan persepsi dan komitmen sesuai moto organisasi, yakni, Pro Ecclesia et Patria atau untuk Gereja dan Bangsa. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top