HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Keuskupan Agung Merauke tiadakan misa dan ibadah massal

Uskup Petrus Canisius Mandagi, MSC – Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Keuskupan Agung Merauke meniadakan semua aktivitas peribadatan massal dan membatasi kegiatan gereja di seluruh jajaran dan wilayah pelayanan mereka. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 66/UUAKAMe/III/2020, dan mulai berlaku pada besok hingga dua pekan mendatang. Surat ditandatangani Uskup Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC.

Uskup Mandagi dalam surat tersebut menyatakan keputusan itu menindaklanjuti seruan pemerintah mengenai tindakan pencegahan penyebaran virus corona, penyebab covid-19. Adapun keputusan itu ditujukan dan untuk dilaksanakan para pastor, diakon, frater, suster dan umat Katolik di wilayah Keuskupan Agung Merauke.

“Seluruh misa, termasuk Misa Minggu, harian maupun misa lain ditiadakan sementara. Begitu pula ibadat, devosi, serta kegiatan rohani seperti jalan salib, rosario, dan ziarah. Selain itu, pertemuan di keuskupan, wilayah, paroki, stasi, maupun di lingkungan, seperti doa, latihan koor. (Ketentuan ini) terhitung mulai (berlaku pada) 22 Maret hingga 4 April,” kata Mandagi dalam surat yang diterima Jubi pada Sabtu (21/3/2020).  

Uskup Mandagi menyerukan kepada para para imam tetap merayakan ekaristi kudus secara pribadi maupun di komunitas masing-masing sampai batas waktu  ditetapkan. “Karena tidak ada perayaan ekaristi atau ibadah bersama, kegiatan doa dalam komunitas, seminari dan keluarga Katolik tetap harus digalakkan (laksanakan). Sekarang saatnya kembali berkumpul bersama keluarga dalam doa.”

Adapun kebijakan mengenai perayaan Pekan Suci, Tri Hari Suci, dan Paskah akan diinformasikan lebih lanjut kepada semua imam dan umat. Uskup Mandagi dalam surat tersebut juga berharap umat tetap membangun optimisme dalam menghadapi berbagai kesulitan saat ini.

“Tebarkan harapan bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan  umat, terutama di saat- saat sulit seperti ini. Teguhlah dalam iman (Katolik),” katanya.

Loading...
;
Baca juga  Patung Kristus Raja di pulau Habe hampir rampung

Autentifikasi surat resmi keuskupan tersebut terkonfirmasi melalui Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Agung Merauke Pastor Anselmus Amo, MSC. “Surat keputusan itu dikeluarkan pada hari ini, dan ditujukan kepada para biarawan dan biarawati serta umat di wilayah Keuskupan Agung Merauke.” (*)

Editor: Aries Munandar

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa