Follow our news chanel

Previous
Next

Keuskupan Timika minta gubernur Papua cabut rekomendasi WIUPK Blok Wabu di Intan Jaya

papua, blok wabu, pertambangan
Administrator Diosesan Keuskupan Timika, P. Marthen E. Kuayo, Pr - Jubi/Abeth You

Papua No.1 News Portal

Nabire, Jubi – Pihak Keuskupan Timika angkat bicara, terkait rekomendasi Gubernur Papua tentang wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) di blok Wabu, Kabupaten Intan Jaya kepada Direktur utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) di Jakarta tertanggal 24 Juli 2020,

Administrator Diosesan Keuskupan Timika, P. Marthen E. Kuayo, Pr menegaskan, jika benar-benar Gubernur Papua yang merekomendasikan maka diminta agar segera mencabut kembali.

“Ada rekomendasi izin khusus di blok Wabu yang ditanda tangani Gubernur Papua tertanggal 24 Juni 2020, tolong cabut surat ini, apabila benar dikeluarkan oleh Gubernur Papua,” ujar P. Marthen Kuayo, Pr usai tahbisan dua imam dan delapan diakon di Paroki KSK Meriam Nabire, Minggu, (11/10/2020).

Menurut Kuayo, jika perusahaan itu masuk di Wabu maka akan dikemanakan orang asli Intan Jaya. Pasalnya, hanya daerah itu saja orang asli bisa bertahan hidup seperti bertani, dan berburu.

“Saya tujuh tahun tugas di Intan Jaya sebagai pastor, saya tahu persis lokasi itu. Lokasi itu milik marga Belau, Japugau dan Sondegau. Kalau perusahaan ambil daerah itu, mau dikemanakan masyarakat,” ujarnya.

Kuayo mengatakan, jika izin tersebut tak dicabut maka masyarakat setempat akan sengsara dan menderita. “Penderitaan ini akan berkepanjangan,” ucapnya.

Dalam rekomendasi Gubernur Papua bernomor 540/11625/SET yang ditandatangani oleh Gubernur Lukas Enembe itu, menjawab permohonan surat perusahaan MIND ID. Pemerintah Provinsi Papua menyatakan mendukung dan merekomendasikan izin usaha dengan empat poin.

Loading...
;

Pertama, wilayah tersebut merupakan wilayah pencadangan negara sehingga perlu ditetapkan sebagai WIUPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, wilayah yang dimohonkan merupakan eks wilayah blok B PT Freeport Indonesia dengan luas kurang lebih 40 Ha terletak di Kabupaten Intan Jaya.

Ketiga, dalam rangka mendukung pembangunan daerah PT MIND ID bekerjasama dan berpartisipasi aktif melibatkan perusahaan daerah (BUMD) dalam pelaksanaan dan pengelolaan kegiatan pertambangan. Keempat, berkoordinasi dengan Bupati setempat, sosialisasi dan libatkan masyarakat serta melaporkan hasil kemajuan kegiatan kepada Gubernur.

Terkait dengan poin keempat, wartawan Jubi telah melakukan konfirmasi kepada Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni melalui telepon selulernya sebanyak delapan kali, kirim pesan SMS, pesan di WhatsApp selama dua hari. namun tak mendapatkan respons.

Melalui sumber informasi terpercaya yang dihimpun Jubi menyebutkan, Bupati Intan Jaya sangat sibuk dengan berbagai kejadian di Intan Jaya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top