Kisruh 14 kursi dilaporkan ke Presiden

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil alih kisruh pencalonan dan pengangkatan 14 kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua.

"Ada dua versi nama-nama calon yang akan menempati 14 kursi DPRP (Dewan Perwakilan Rakyat Papua) yakni versi panitia seleksi (pansel) dan versi Gubernur Papua," kata Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/9/2016).

Ia mengatakan, terjadi kisruh akibat ada dualisme mekanisme penetapan 14 kursi DPRP yakni yang diseleksi oleh pansel dan ditunjuk langsung oleh gubernur.

Lenis yang baru saja melaporkan kasus tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kasus itu akan diambil alih oleh Kemendagri.

"Kemendagri telah mengeluarkan SK untuk mengangkat tim penanganan atas persoalan ini dan saya diangkat sebagai penanggung jawab tim," katanya.

Lenis menegaskan, tim tersebut yang akan mengambil alih persoalan itu dan menindaklanjuti kerja pansel yang telah menyeleksi nama-nama calon anggota DPRP hingga membawanya ke tingkat provinsi.

Loading...
;

"Sudah diseleksi 14 kursi. Dari pansel sudah bikin, nama-nama sudah ditetapkan tiba-tiba ada arahan gubernur lalu diubah. Jadi masyarakat kemudian mengancam menyampaikan gugatan ke PTUN karena gubernur dianggap menyalahgunakan kewenangan," katanya.

Ia mengatakan dari hasil rapat antarkementerian/lembaga mengenai persoalan itu, maka penyelesaian akan diambil alih oleh tim dari Kemendagri.

"Kesimpulan akhir kami tarik ke Kemendagri dan akan ditangani langsung oleh tim ini," katanya. (*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top