Follow our news chanel

KKR untuk pemulihan tanah Papua dari Manokwari

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi – Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) untuk pemulihan tanah Papua berkumandang dari Manokwari selama tiga hari. Dari KKR yang bertemakan,  “Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya sebab Tuhan Allah adalah gunung batu yang kekal” diimani dapat memotivasi umat Kristen di Manokwari untuk terus menjaga hubungan pribadi dengan Tuhan dan diimplikasi dalam perbuatan kepada sesama manusia.

Juliana Mandacan, Ketua Panitia KKR pemulihan bagi tanah Papua di Manokwari, mengatakan, KKR diselenggarakan selama tiga hari  (20-22) Januari bertempat di gedung organisasi wanita (GOW) Manokwari. 

"Bertolak dari tema KKR ini, panitia mengusung sub tema, pemulihan bagi tanah Papua dapat membawa umat Tuhan di Papua Barat untuk tetap setia di dalam iman percaya kepada Tuhan Allah gunung batu dan dapat melihat tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain,” ujar Juliana kepada Jubi, Selasa (22/1/2019) malam kemarin.

Dia mengatakan, umat yang hadir dalam ibadah KKR tersebut terdiri dari ASN di Pemprov Papua Barat dan jemaat lokal dari setiap denominasi Gereja. Dasar pelaksanaann KKR ini sesuai  Amanat Agung Yesus Kristus dalam Ayat Alkitab (Matius 28: 19-20).

"Yang mendasari pelaksanaan KKR ini yaitu Amanat Agung Yesus Kristus dalam Matius 28:19-20 yang bunyinya, karena itu pergilah jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah kuperintahkan kepadamu, dan ketahuilah aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir Zaman,” ujarnya.

Pantia KKR pemulihan bagi tanah Papua tahun ini lanjut Juliana, merupakan representatif dari persekutuan umat kristen yang terdiri dari gereja-gereja di Kabupaten Manokwari.

Loading...
;

Kepala kantor wilayah kementerian agama (Kakanwil menag) provinsi Papua Barat Sudirman Simanihuruk mengatakan, KKR sangat penting untuk umat kristen. karena tujuan KKR untuk membuka dan mengaktifkan emosi keagamaan umat kristen.

"KKR diselenggarakan untuk memperbaharui kerohanian kita yang makin suam, supaya dihidupkan kembali. Orang percaya yang mulai murtad, akan dibawa kepada pertobatan dan perbuatan dosa akan dihancurkan. Itulah sesungguhnya maksud KKR ini,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang diwakili oleh staf ahli bidang pembangunan dan otsus, Roberth Rumbekwan mengatakan, mengawali kinerja di tahun 2019, sangat tepat dilakukan KKR dengan melibatkan seluruh ASN nasrani dan umat kristen dari berbagai denomikasi Gereja.

"KKR ini merupakan investasi iman yang besar bagi kota Manokwari. KKR ini kiranya dapat menumbuhkan spirit dan motivasi umat kristen di Manokwari dalam membina hubungan baik dengan Allah sang pencipta dan kepada sesama manusia,” ujarnya.

Dia berharap dari KKR ini juga umat kristen di Manokwari dapat melakukan pembenahan pelayanan ke arah yang lebih baik, guna memberikan nilai tambah bagi lembaran pelayanan umat kristen yang dapat diukur dari indikator pelayanan yang diberikan agar benar-benar mampu meningkatkan kualitas pelayanan umat kristen di tengah perkembangan kehidupan masyarakat luas. 

"Pemerintah juga mohon dukungan doa dari seluruh umat kristen untuk memimpin dan membangun Papua Barat, dan membangun iman kepercayan semua kelompok maupun agama di Manokwari tanpa perbedaan,” ujarnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top