Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-kursus pelatih afc-tipa
Duo Pilar Persipura Jayapura, Yustinus Pae dan Boaz Solossa / Instagram Tipa

Kompetisi belum jelas, Tipa hanya ingin fokus jalani kursus

 

Papua No.1 News Portal

Jayapura, Jubi – Di tengah ketidakpastian lanjutan kompetisi Liga 1 2020, bek senior Persipura Jayapura-Papua, Yustinus Pae yang akrab disapa Tipa enggan banyak berpikir. Dia mengaku hanya ingin fokus menjalani kursus pelatih lisensi C AFC, di Bali.

Tipa menuturkan, ada rasa jenuh mendengar kabar tentang lanjutan kompetisi Liga 1 2020 yang masih simpang siur. Itu sebabnya, Tipa tak mau banyak berfikir tentang kompetisi saat ini. Apalagi, pandemi Covid-19 belum juga mereda.

Untuk sementara waktu, Tipa hanya ingin fokus menjalani kursus pelatih yang diikutinya bersama Kapten Persipura, Boaz Solossa. Kursus tersebut akan berakhir pada Senin (16/11/20) besok.

“Ya, untuk saat ini saya sudah tidak banyak pikir masalah kompetisi, karena berita sudah menyebar dimana-mana soal ketidakpastiannya. Kalau sekarang ini, saya hanya ingin fokus untuk jalani kursus dulu,” ujar Tipa kepada Jubi via pesan WhatsApp, Minggu (15/11/20).

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini mengatakan, dirinya baru akan menunaikan tugasnya secara penuh di Persipura begitu selesai menjalani kursus kepelatihan.

“Ketika pulang nanti baru saya akan kembali fokus dengan program yang ada di dalam tim, tetap latihan dari rumah secara Daring,” kata Tipa.

Loading...
;

Sebelumnya, Yustinus Pae mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kursus pelatih lisensi C AFC di Bali yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 16 November 2020.

Tipa sebelumnya tak mengira dirinya bakal mengambil lisensi kepelatihan dalam waktu dekat, namun karena kompetisi Liga 1 2020 tengah mengalami jeda akibat pandemi Covid-19, Tipa akhirnya memutuskan ikut dalam kursus tersebut bersama Boaz Solossa.

Tipa mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kursus tersebut dan mendapatkan pembelajaran tentang gambaran menjadi seorang pelatih sepakbola.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan emas ini. Saya pikir banyak hal baru yang saya bisa dapat di sini. Terpenting mungkin menjadi seorang pelatih itu tidak semudah yang dibayangkan, harus butuh banyak ilmu, dan semua harus terus dan terus belajar. Saya pikir itu yang penting,” ujar Tipa.

Sebagai juru taktik tim berjulukan Mutiara Hitam, pelatih Jacksen F. Tiago memberikan dukungan penuh kepada dua penggawanya itu. Menurut Jacksen, keduanya sudah sangat pantas untuk menyiapkan karier selanjutnya.

“Saya sangat bangga dengan keputusan mereka berdua, begitu juga Ricardo Salampessy yang sudah lebih dulu. Kalau melihat secara logika, mereka lebih dekat dari masa pensiun, dari pada masa produktif sebagai pemain,” ujar Jacksen.(CR4)

Editor: Syam Terrajana

 

Scroll to Top