Follow our news chanel

Previous
Next

Kompetisi usia dini di Papua harus tetap digulirkan

papua-ssb-papua-united
SSB Papua United Sentani meraih Piala Pangdam Cup 2020 yang digelar di Lapangan Frans Kaisiepo Makodam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura-Papua, Jumat (14/8/2020) sore - Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pelatih Sekolah Sepakbola (SSB) Imanuel Sentani, Agus Ferre, berharap kompetisi usia dini U-12 di Papua tetap digulirkan agar mampu melahirkan pesepakbola muda.

“Terima kasih Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen Herman Asaribab, karena telah melangsungkan kompetisi antar SSB di Kota dan Kabupaten Jayapura beberapa hari lalu,” katanya saat dihubungi Jubi di Jayapura melalui handphone, Senin (17/8/2020) malam.

Lebih lanjut ayah kandung Todd Rivaldo Ferre ini minta ada pihak lainnya bisa ambil bagian menjadi mensponsori pertandingan usia dini di Kota dan Kabupaten Jayapura.

“Kalau bisa Kapolda Papua atau pun lembaga lainnya menyelenggarakan kompetisi tingkat dini di seluruh Papua,” katanya berharap seraya menambahkan selama pandemi Covid-19 anak-anak SSB Imanuel tetap di rumah dan tidak berlatih lagi.

Dia mengatakan dalam kompetisi Piala Pangdam Cup 2020 Papua, anak-anak SSB Imanuel memperkuat SSB Rindam Mac Arthur dan meraih juara kedua alias runner up.

Menurut Ferre, dalam babak final melawan SSB Papua United di lapangan Frans Kaisiepo Makodam XVII pada Jumat (14/8/2020) sore, tim asuhannya harus mengakui keunggulan tim SSB Papua United juga dari Sentani. Hinga menit akhir, kedua tim bermain imbang dan pertandingan berakhir dengan kalah penalti. Dalam adu penalti, kata dia, tim SSB Mac Arthur kalan dengan scor 6-5 untuk keunggulan SSB Papua United.

Baca juga: Persipura dan kompetisi Liga 1 di tengah pusaran Covid 19

Loading...
;

Terpisah, Pangdam XVII Cenderawasih kepada jubi.co.id usai perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin (17/8/2020), mengatakan akan menjadikan kompetisi sepak bola anak anak sebagai agenda tahunan.

“Ya, saya berharap kompetisi usia dini akan tetap berjalan sesuai dengan agenda,” katanya.

Mayjen TNI Asaribab berencana mendirikan sekolah sepak bola untuk menampung bakat anak muda Papua di bidang olahraga, khususnya sepakbola.

“Yang kita ambil usia 12 hingga 14 tahun karena ke depan kita rencana membentuk sekolah sepak bola. Kami harapkan dari sini juga ada bibit-bibit unggul yang dapat bermain di even nasional nantinya,” kata Pangdam Asaribab.

Turnamen Pangdam Cup tahun 2020 ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Turnamen ini memperebutkan tropi bergilir Pangdam Cup dan uang pembinaan sebesar Rp30 juta untuk juara satu, Rp25 juta untuk juara dua, dan Rp20 juta untuk juara tiga.

Selain SSB Papua United dan SSB Mac Arthur yang meraih juara satu dan dua, juara tiga diperoleh SSB Batik. Sementara Harapan 3 diraih SSB Putra Pasifik, Harapan 2 diraih SSB Bhayangkara Numbay, dan Harapan 1  diraih SSB Kenambay Umbay. Sebanyak delapan klub SSB di Kota dan Kabupaten Jayapura mengikuti turnamen usia dini. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top