Follow our news chanel

Previous
Next

Kondisi jalan sendat pengembangan jahe dan kencur di Jagebob

Papua
Petani menunjukkan hasil panen jahe di Kampung Obatro, Distrik Jagebob, Merauke, Sabtu (19/9/2020) - Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, JubiWarga membudidayakan jahe dan kencur sebagai sumber pendapatan di Distrik Jagebob. Walaupun potensinya sangat menjanjikan, pengembangan komoditas tersebut masih terkendala akses pemasaran.

Setiap petani rata-rata membudidayakan jahe dan kencur di lahan seluas 2 hektare. Produktivitas setiap hektarenya mencapai 1 ton dalam sekali pemanenan atau setahun.

Sekilogram jahe dihargai sebesar Rp25 ribu di tingkat pengepul dan Rp35 ribu di tingkat pedagang di Merauke. Adapun sekilogram kencur seharga Rp10 ribu di tingkat pengepul dan Rp20 ribu ditingkat pedagang di Merauke.

“Rata-rata warga di sini membudidayakan jahe dan kencur. Pasarannya sangat bagus,” kata Juardi, petani di Kampung Obatro (Jagebob 12), Sabtu (19/9/2020).

Para petani mengandalkan dua orang pengepul sebagai penampung hasil panen jahe maupun kencur. Mereka sulit menjual langsung ke Merauke lantaran kondisi jalan rusak berat.

“(Kondisi) tanah di sini sangat cocok ditanami jahe dan kencur. Jika jalan sudah diperbaiki, petani akan semakin termotivasi untuk membuka lahan lebih luas (mengembangkan jahe dan kencur) karena pasti banyak pembeli datang (langsung) ke sini,” kata Wahid Priyono, warga setempat.

Jalan utama di Jagebob 2, Jagebob 12, dan Jagebob 13 kondisinya rusak parah. Selain berlubang, jalan kampung tersebut becek dan berubah menjadi kubangan saat musim hujan. Pemasaran sejumlah hasil bumi dan aktivitas perekonomian lain pun menjadi tersendat akibat buruknya infrastruktur dasar tersebut.

Loading...
;

Namun, upaya perbaikan mulai dilakukan sejak pekan lalu. Warga menguruk untuk memperkeras kondisi badan jalan.

“Kerusakan jalan menuju Jagebob (ibukota distrik) sudah berlangsung sekitar 22 tahun. Warga sulit (memasarkan hasil bumi), apalagi saat musim penghujan karena jalan becek dan berlumpur,” kata Bruno Mahuze, warga Jagebob 13. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top