Follow our news chanel

Kondisi Pantai Ciberry abrasi, Pemkot Jayapura diminta cepat menanggulangi

Kondisi pinggir pantai Ciberry yang mulai terkikis ombak sehingga menyebabkan abrasi - Jubi/Agus Pabika.
Kondisi Pantai Ciberry abrasi, Pemkot Jayapura diminta cepat menanggulangi 1 i Papua
Kondisi pinggir pantai Ciberry yang mulai terkikis ombak sehingga menyebabkan abrasi – Jubi/Agus Pabika.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –┬áMenjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020, objek wisata mulai ditata oleh pemerintah maupun masyarakat lokal guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung saat PON berlangsung.

Namun, penataan objek wisata juga harus memperhatikan dampak lingkungan. Seperti yang terjadi di Pantai Ciberry, yang terletak di bawah jembatan merah Youtefa.

Di pantai itu, abrasi akibat ombak air laut menghantam bibir pantai dan kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Thedy Pekey, pengunjung yang datang di pantai Ciberry, dalam kegiatan Beautiful Youtefa Festival 2020 dengan tema Love in Harmony, mengatakan kondisi pantai Ciberry sudah sangat serius dan perlu diambil langkah cepat menangani abrasi, karena bisa saja pantai itu akan habis termakan ombak laut.

“Pantai ini sudah dikikis habis karena ombak, bila tidak ditangani cepat pantai Ciberry hanya akan tinggal nama,” kata Pekey saat melihat kondisi pantai.

Ia menambahkan, menjelang PON 2020 Pemerintah Kota Jayapura harus melakukan penimbunan atau memasang bebatuan agar pantai tidak dikikis habis oleh ombak air laut.

Loading...
;

“Kita bisa lihat sendiri, pohon-pohon kasuari yang tahan semua tumbang karena arus yang masuk sangat kuat. Lama-kelamaan pantai ini bisa habis terkikis ombak jadi bila perlu harus susun beton untuk tahan ombak seperti yang ada di pantai Hamadi,” kata Thedy.

Sementara itu Markus Wetipo, salah seorang pemilik tempat wisata berharap, pemerintah harus mengambil langkah cepat agar para pemilik objek wisata di pantai Ciberry dapat berjualan dengan nyaman dan aman.

“Ini tempat mencari nafkah masyarakat asli dengan menjual potensi wisata dan potensi lokal lainnya selain mencari ikan dan kerang dan juga di sini mereka memasarkan hasil kearifan lokal masyarakat asli Engros dan Tobati,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top