Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Infografis perkembangan Covid-19 Papua Barat. (Jubi/satgas Covid-19 Papua Barat).

Konfirmasi Positif Covid-19 di Papua Barat Bertambah 24 Kasus

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kasus konfirmasi positif Corona di Papua Barat dilaporkan bertambah 24 kasus, yang tersebar di Manokwari 22 kasus, Fakfak 1 kasus dan Tambrauw 1 kasus.

Selain kasus positif, Satgas Covid-19 Papua Barat juga melaporkan 1 (satu) kasus meninggal dunia akibat Corona di kabupaten Fakfak, sehingga total kasus meninggal dunia di Papua Barat akibat Corona menjadi 105 kasus.

“Hari ini ada satu kasus positif yang meninggal dari kabupaten Fakfak, sehinga jumlah kasus meninggal akibat Corona di Fakfak jadi 9 kasus, dari 105 kasus meninggal di Papua Barat,” ujar dr.Arnold Tiniap, juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat dalam laporan resminya, Rabu (13/1/2021).

Dia mengatakan, dari 6.270 atau 19,8 persen kasus positif di Papua Barat, 5.703 atau 91 persen orang dinyatakan sembuh dari Corona. Artinya, angka kesembuhan masih tinggi dibanding jumlah kasus konfirmasi.

“Meski angka sembuh lebih tinggi, kami tetap mengimbau kepada semua orang bahwa ancaman wabah ini nyata, dan masih sementara berangsung, terbukti dengan temuan kasus baru yang terus meningkat tajam. Jadi tetap patuhi protokol kesehatan, saling mengingatkan dan lindungi diri kita sendiri, keluarga dan orang lain,” ujar Tiniap.

Tiniap menambahkan, bahwa hingga saat ini 462 orang masih dirawat, terbanyak di Manowari yaitu 222 orang, disusul kota Sorong 198 orang, Teluk Wondama 18 orang, Kabupate Sorong 14 orang, Mansel 4 orang, Fakfak 2 orang, Tambrauw 2 orang, Teluk Bintuni 1 orang dan Sorsel 1 orang.

Di tempat terpisah, Juru bicara Satgas Covid-19 kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, benarkan satu kasus positif meninggal dunia, merupakan pasien asal Fakfak yang memiliki riwayat sakit penyerta sehingga dirujuk untuk melakukan pengobatan ke Sorong sejak pekan lalu.

Loading...
;

“Pekan lalu satu pasien warga Fakfak dirujuk ke Sorong, dan menghembuskan nafas terakhirnya tepat hari ini, dan sudah dimakamkan secara protokol Covid-19 di Sorong, hanya saja data kasusnya dimasukkan ke Fakfak,” ujar Suprapto, malaui pesan selulernya Rabu malam. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Scroll to Top