Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Kontak tembak di Distrik Tembagapura tewaskan 4 anggota TPNPB

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Kontak tembak di Distrik Tembagapura tewaskan 4 anggota TPNPB 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kontak tembak antara aparat keamanan TNI/Polri dan kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB terjadi di Kali Bua, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (15/3/2020). Sejumlah empat anggota TPNPB tewas tertembak, dan dua lainnya terluka.

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw membenarkan adanya kontak tembak di Kali Bua itu. “Tadi saya mendapat laporan dari komandan satuan tugas, kalau ada kontak tembak dan aparat bisa menguasai area Tembagapura. [Aparat keamanan] melumpuhkan empat orang dari kelompok bersenjata, tapi [jenazahnya] mereka membawa pergi,” kata Waterpauw di Jayapura, Senin (16/3/2020).

Kontak tembak di Distrik Tembagapura tewaskan 4 anggota TPNPB 2 i Papua

Waterpauw menyatakan aparat gabungan juga mendapat beberapa pucuk senjata api kelompok bersenjata. Ia menyatakan senjata api itu adalah senjata api yang pernah dirampas dari aparat keamanan di Kabupaten Puncak Jaya dan Puncak. “Saya mengapresiasi tim satgas yang berhasil melakukan upaya hukum dan melakukan tindakan tegas,” ujar Waterpauw.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyatakan kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata di Distrik Tembagapura itu terjadi selama dua hari pada Sabtu dan Minggu pekan lalu. Ahmad menyatakan empat orang anggota kelompok bersenjata tewas, dan tiga senjata api diamankan aparat keamanan.

“Senjata laras panjang yang diamankan merupakan hasil rampasan anggota kelompok bersenjata [saat melakukan penyerangan] di Kepolisian Sektor Pirime pada 2012 dan Pos Kurilik pada 2014. Sementara senjata tajam lainnya, berupa tiga buah busur panah, lima buah anak panah dan satu buah kampak,” katanya.

Siaran pers TPNPB membenarkan bahwa empat anggotanya tewas dalam kontak tembak yang terjadi di Tembagapura pada Minggu. Melalui siaran pers itu, Komandan Operasi Umum TPNPB, Mayor Jenderal Lekagak Telenggen menyatakan empat anggota TPNPB yang tertembak mati dalam kontak tembak Minggu adalah Mayor Pensiun Mudah Waker (45 tahun), Sersan Mayor Moni Waker (30 tahun), Mayor Lani Magai (30 tahun) dan Letnan II Lera Magai (perempuan, 28 tahun).

Loading...
;

Dalam siaran persnya, Telenggen menyatakan dua anggota TPNPB terluka dalam bentrokan Minggu. Keduanya adalah Letkol Epina Magai dan Letnan I Sikop Lawiya Magai. Ia juga membenarkan bahwa aparat keamanan berhasil merampas tiga senjata api TPNPB. Ketiga senjata api itu terdiri dari satu pucuk senapan AK-47, 1 pucuk senapa M-16, dan satu pucuk AK lipat. Namun, Telenggen tidak merinci asal-usul ketiga senjata api itu.

“Pasukan kami telah gugur bersama tiga pucuk senjata otomatis [yang direbut aparat keamanan] adalah harga yang dibayar lunas buat kemerdekaan Papua Barat. Oleh karena itu, mau tidak mau pemerintah kolonial Republik Indonesia segera mengakui kemerdekaan Papua Barat dalam tahun ini juga. Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat [harus] segera hentikan operasi PT Freeport Indonesia di teritori West Papua, Tembagapura. Tewasnya empat prajurit TPNPB terbaik, dan dua orang luka-luka adalah [korban] perang kemerdekaan Papua Barat. Maka atas nama moyang dan leluhur bangsa Papua, dan atas nama rakyat West Papua, kami nyatakan bahwa tambang emas tutup, Freeport di Tembagapura harus segera ditutup,” demikian siaran pers TPNPB.(*)

Jurnalis Jubi Benny Mawel dan Hengky Yeimo turut berkontribusi dalam pemberitaan ini.

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top