HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Korban banjir di Kampung Rado mulai kembali ke rumahnya

Anggota Satgas Pamrahwan pos Wasior dan Koramil setempat bersama warga membersihkan bongkahan kayu di badan jalan pasca banjir yang menerjang Wasior pada 2 Februari kemarin. (Jubi/Koramil Wasior).

 

 

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

 

Manokwari, Jubi – Sebanyak 65 rumah warga di Kampung Rado Distrik Wasior yang terendam banjir 2 Februari kemarin, tengah dilakukan pembersihan oleh masing-masing pemilik  setelah seharian mereka dievakuasi ke gedung gereja.

Kepala Distrik Wasior, Alex Marani kepada Jubi mengatakan 65 rumah warga yang terendam banjir itu juga disertai lumpur yang tergerus luapan kali. Data terbaru  yang diperoleh dari Kepala Kampung Rado, bahwa jumlah korban bertambah menjadi 70 kepala keluarga (KK).

Loading...
;

“Kepala kampung Rado, Lodwik Manaruni baru menyerahkan data terbaru jumlah rumah terendam banjir sebanyak 65 rumah dan jumlah KK ada 70. Data ini akan kami teruskan ke Bupati untuk langkah tindak selanjutnya,” ujar Marani via telepon selulernya, Minggu (3/2/2019).

Menurutnya, kondisi 70 KK terbilang baik, dan tidak ada korban jiwa. Sejak pagi, para korban ini telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan rumah yang terendam banjir disertai lumpur.

“Mereka kembali sementara untuk bersihkan rumah. Tapi sampai saat ini mereka masih tetap berada di lokasi pengungsian. Sampai sore tadi cuaca kembali mendung, sehingga warga masih tetap waspada di lokasi pengungsian,” kata Marani.

Sementara itu, bongkahan kayu dan material yang tergerus luapan sungai sempat menutup sejumlah ruas jalan di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama sejak Sabtu malam kemarin. Pagi tadi, Koramil Wasior bersama Satgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS Pos Wasior langsung turun tangan bersama Pemda dan warga untuk melakukan pembersihan.

Danramil Wasior Mayor Inf Andry mengatakan, kondisi Wasior sudah berangsur normal paska cuaca ekstrim yang  mengakibatkan kepanikan warga. Namun pihaknya bersama personel anggota Koramil dan Satgas pamrahwan terus melalukan pemantauan ke lapangan, untuk membantu warga jika dalam kondisi darurat.

“TNI selalu siap, jika keadaan darurat, kami tetap bergerak. Karena ini juga bagian dari tugas kami,” ujar Andry.

Edy Renmaur tokoh masyarakat di Wasior,  mengatakan selaku warga mengucapkan terimakasih dengan kepedulian TNI khususnya Koramil dan Satgas Yonif RK 762/VYS dan ini merupakan wujud dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat semoga tetap terjalin terus.

“Sepekan kemarin, tiap menjelang sore Distrik wasior selalu di guyur hujan dan angin yang kencang, puncaknya pada malam Sabtu dan malam Minggu hujan tak kunjung reda yang mengakibatkan air kali Manggurai dan sejumlah kali meluap naik ke jalan,” ujar Renmaur. (*)

 

Reporter   : Hans Arnold Kapisa

Editor        : Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa