Follow our news chanel

Previous
Next

Korban meninggal banjir bandang Luwu Utara mencapai 38 orang

papua, banjir
Foto ilustrasi banjir. - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, provinsi Sulawesi Selatan, pada 13 Juli lalu mencapai 38 orang. Tim SAR gabungan memutuskan menambah batas waktu pencarian.

“Dilihat lokasi dan masih ada korban yang hilang, sehingga Pemda setempat menambah tiga hari masa perpanjangan pencarian,” ujar Kepala Basarnas Makassar, Mustari, Minggu (19/7/2020) kemarin.

baca juga : Banjir bandang Sentani, pengulangan dari abad silam

Banjir bandang masih berpotensi terulang di Sentani

Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kota Gorontalo

Menurut Mustari, tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah di dua tempat berbeda kemarin. Korban tanpa identitas jenis kelamin perempuan ditemukan di Dusun Pombakka, Desa Lapapa, Kecamatan Masamba dan satu korban lainnya jenis kelamin laki-laki ditemukan di tepi sungai, Kelurahan Bone Tua, Griya Cendana Permai.

Loading...
;

“Kedua jenazah korban itu dievakuasi ke Rumah Sakit Hikmah guna identifikasi Tim DVI Polda Sulsel. Dari hasil identifikasi satu orang korban perempuan bernama A. Nina Saad berusia 23 tahun,” kata Mustari menambahkan.

Selain itu informasi Tim Assesment SAR gabungan bahwa seorang korban bernama Afni ditemukan selamat dan saat ini mengungsi di Radda, Tugu Coklat.

Hingga kemari jumlah korban banjir bandang di Luwu Utara mencapai 1.592 orang. Sebanyak 1.543 orang selamat, 38 orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya masih dalam pencarian. Sedangkan korban meninggal yang sudah ditemukan terdiri dari 15 orang laki-laki dan 23 orang perempuan. Telah terindentifikasi sebanyak 31 orang, sedangkan tujuh jenazah belum terindentifikasi.

Banjir bandang itu merusak fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Laboratorium Kesda dan PSC serta delapan kantor pemerintahan. Akses jalan yang terdampak sepanjang 12,8 kilometer dan sembilan jembatan mengalami kerusakan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top