Follow our news chanel

Korupsi, paman Raja Yordania dihukum sembilan tahun kurungan

papua
Foto ilustrasi. - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pengadilan Yordania menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara kepada Walid Al-Kurdi yang merupakan paman Raja Yordania, Abdullah II, karena dinilai terbukti korupsi. Selain hukuman kurungan, Walid juga diganjar pidana denda sebesar sembilan juta Dinar atau sekitar Rp436 juta.

Walid merupakan mantan direktur utama perusahaan Fosfat. Dia diketahui bermukim di London, Inggris, sejak 2013. Middle East Monitor, Kamis ( 24/9/2020) melansir putusan itu dilakukan kurang dari sepekan setelah keputusan pengadilan sebelumnya.

Baca juga : Sekelompok Anggota Parlemen Fiji dipanggil komisi antikorupsi

Mantan PM Vanuatu yakin bisa kalahkan tuntutan korupsi

Kasus korupsi 1MDB, Najib Razak divonis bersalah

Putusan pengadilan sebelumnya diketahui hanya menjatuhkan hukuman penjara tiga tahun dan denda tujuh juta dinar atau sekitar Rp399 juta kepada Walid yang dinilai terbukti menghamburkan anggaran badan usaha milik negara.

Loading...
;

Surat kabar pemerintah Al-Raid, Walid, menulis Walid diputus dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Direksi Fosfat juga telah meneken sebuah perjanjian dengan perusahaan pemeliharaan mesin Manajem. Perjanjian itu disebut melanggar hukum. Pada 2013, pria berusia 74 tahun itu pun dijatuhi hukuman penjara selama 22,5 tahun dan didenda lebih dari 253 juta dinar, setelah dinyatakan bersalah melakukan korupsi.

Tercatat Walid juga meninggalkan Yordania satu hari sebelum memberi kesaksian di hadapan Komisi Anti-Korupsi negara tersebut. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top