Follow our news chanel

Kota kecil di Alaska ini gelap tanpa sinar matahari selama dua bulan

duka, papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No.1 News Portal

Jakarta, Jubi – Kota Utqiagvik, Alaska akan diselimuti gelap tanpa paparan cahaya matahari selama dua bulan ke depan. Kota itu sebelumnya bernama Barrow, terakhir kali mendapat cahaya matahari pada Kamis, (19/11/2020).  Kota kecil yang terletak di utara Lingkaran Arktik telah memasuki fase kegelapan tahunan, fenomena yang dikenal sebagai malam kutub.

“Malam kutub adalah fenomena normal yang terjadi setiap musim dingin untuk Barrow (Utqiagvik), dan kota-kota lain di dalam lingkaran Arktik,” kata ahli meteorologi Allison Chinchar, Jum’at, (20/11/2020).

Baca juga : Jadi orang terkaya ke-3 dunia, Pria ini salip kekayaan bos facebook

Imigrasi: WN Ukraina meninggal dunia di Timika akibat sesak nafas

Surat zaman perang dunia I ini ditemukan setelah hilang sejak ratusan tahun lalu

Chinchar menyebut fenomena ini terjadinya setiap musim dingin karena kemiringan poros bumi. “Kemiringan ini membuat tidak ada cakram Matahari yang terlihat di atas cakrawala,” ujar Chinchar menambahkan.

Loading...
;

Tapi itu tidak berarti kota itu akan benar-benar gelap. Sebagian besar jam siang hari akan melewati periode yang dikenal sebagai senja kecil.

“Bayangkan seperti apa langit sebelum matahari terbit, atau setelah matahari terbenam. Itulah yang mereka lihat selama beberapa jam sehari, dari sekarang hingga 22 Januari, ketika matahari secara terlihat lagi,” katanya.

Carson Frank, seorang rekan di University of Alaska Museum of the North mengatakan beberapa penduduk Alaska mempersiapkan diri dengan mengkonsumsi suplemen Vitamin D atau mengandalkan cahaya dari lampu HappyLight.

“Cahaya buatan yang meniru siang hari,” kata Carson Frank.

Kota ini bukan satu-satunya di Alaska yang mengalami fenomena ini, tetapi kota ini adalah urutan pertama dalam daftar lokasi malam kutub karena letaknya paling jauh di utara.

Penduduk Utqiagvik juga mendapat fenomena sebaliknya pada musim panas, dikenal sebagai matahari tengah malam atau siang kutub, di mana fenomena ini menyebabkan siang hari penuh tanpa malam selama 24 jam. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top