Kotawaringin Timur Antisipasi Hewan Kurban Berpenyakit

Sampit, Jubi/Antara – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha ini untuk mencegah masuknya sapi berpenyakit.

“Semua sapi yang masuk dan yang sudah ada di Kotim akan kita periksa. Ini untuk mencegah masuknya sapi yang terjangkit berbagai penyakit seperti anthrax dan lainnya,” kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kotim, I Made Dikantara, di Sampit, Jumat (14/8/2015).

Menjelang lebaran Idul Adha, permintaan sapi dan kambing biasanya meningkat tajam untuk keperluan ibadah kurban. Menyikapi ini, peternak lokal dan pedagang sapi biasanya mendatangkan sapi dan kambing dari luar daerah dalam jumlah besar.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban rencananya akan dilaksanakan sepekan menjelang lebaran. Ada tim khusus yang nantinya berkeliling ke rumah pemotongan hewan dan penampungan sapi di daerah ini dengan harapan tidak ada yang dirugikan.

Pemeriksaan ini untuk memastikan agar sapi yang didatangkan dari luar daerah dan digunakan sebagai hewan kurban, bebas dari penyakit. Ini dimaksudkan untuk menjamin agar daging yang dikonsumsi masyarakat di Kotim bebas dari penyakit.

“Kita ada istilah ASUH, yaitu aman, sehat, utuh, halal. Jadi, heran yang disembelih harus sehat. Hewan kurbannya juga tidak boleh cacat. Masa untuk ibadah dipilih yang cacat atau kondisinya kurang bagus? Kami juga memonitor stok,” kata Made.

Dinas Pertanian, Peternakan, Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kotim akan mendata jumlah dan lokasi peternak dan penampung yang akan mendatangkan hewan kurban. Selain itu, jumlah hewan kurban yang didatangkan juga akan didata dan dipantau petugas di lapangan. (*)

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top