Kotawaringin Timur bangun kebun raya senilai Rp 1,4 triliun

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sampit, Jubi – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, menggenjot pembangunan Kebun Raya Sampit seluas 607,63 hektare yang ditargetkan dibuka pada 2020. Biaya pembangunan kebun raya itu sebesar Rp 1,4 triliun.

"Pada 2019 akan lebih dioptimalkan pembangunannya. Kebun Raya Sampit sedang tahap pembangunan sesuai master plan," kata Kepala Dinas Kehutanan Kotawaringin Timur, Sanggul Lumban Gaol, Senin, (12/11/2018).

Biaya pembangunan kebun raya yang mencapai Rp1,4 triliun itu dibagi tiga tahapan meliputi persiapan, pembangunan zona penerima, zona pengelola, zona rekreasi, zona koleksi serta prasarana dan sarana umum.

”Saat ini sudah ada jalan sepanjang 17 kilo meter masuk ke dalam kebun raya yang sudah dibangun sesuai master plan dan 2019,” kata Lumban Gaol, menambahkan.

 

Menurut dia, pembangnan akan dilanjutkan pembuatan area penerima, termasuk gerbang yang berbentuk panah. Kebun Raya Sampit dibangun di kilometer 28 hingga 32 di Jalan Jenderal Sudirman, meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang dan Kotabesi.

Loading...
;

"Kebun Raya Sampit akan menjadi kebun raya terluas di negeri ini hal itu jika dibandingkan dengan kebun raya Bukit Sari di Provinsi Jambi yang hanya seluas 425,50 hektare," kata Luban menjelaskan.

Kebun Raya Sampit ini akan menjadi kebun raya terbesar di Indonesia dilengkapi area perkemahan yang dibuka untuk umumsehingga masyarakat bisa berkunjung dan berkemah.

Pembangunan kebun raya merupakan pembangunan sumur hidup atau berkelanjutan dari generasi ke generasi. Namun jika sampai target batas launching pada tahun 2020 nanti, maka saat pembangunannya sudah mencapai 50 persen dan akan dioptimalkan pada 2019 sehingga bisa diresmikan pada 2020.

"Pembangunan Kebun Raya Sampit bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan pengelola Kebun Raya Bogor. Tim mereka secara intens di lapangan sejak 2017 lalu hingga Kebun Raya Sampit dibuka dan dikembangkan," katanya.

Menurut dia, keberlanjutan pembangunan Kebun Raya Sampit memerlukan campur tangan pihak ketiga karena biaya yang dibutuhkam sangat besar. Jika hanya anggaran pemerintah daerah maka tidak akan mungkin bisa selesai dalam waktu cepat. (*) 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top