KPU Ingatkan Calon Bupati Tak Asal Pasang Iklan

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy Saat Diwawancarai Wartawan, di Kantor Gubernur - Jubi/Alex
Ketua KPU Papua, Adam Arisoy Saat Diwawancarai Wartawan, di Kantor Gubernur – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoy mengingatkan seluruh calon bupati yang akan maju di Pilkada serentak 2015, tidak asal memasang iklan di media massa. Pasalnya hal tersebut ada aturannya.

“Untuk masing-masing iklan itu harus diserahkan ke KPU dulu, dan nanti KPU yang berusan dengan pihak televisi dan media cetak untuk pemasangan iklan,” kata Adam Arisoy, di Jayapura, Senin (21/9/2015).

Menurut Adam, pemasangan iklan, seharusnya sudah dilaksanakan sejak tanggal di tetapkan bakal calon Bupati menjadi calon tetap Bupati dan Wakil Bupati pada pelaksaan Pilkada serentak di 11 kabupaten.

“Sebenarnya sejak ditetapkan bakal calon menjadi calon tetap pada 24 Agustus 2015, itu harus iklannya sudah disampaikan ke KPU, nanti KPU yang iklankan sehingga tidak ada monopoli salah satu kandidat lebih banyak baik dalam iklan maupun advetorial,” ucapnya.

Adam katakan, lembaga penyelenggara Pemilukada serentak di Provinsi Papua telah mensortir beberapa media cetak maupun elektronik untuk menaikan iklan calon bupati dan wakil bupati secara bersamaan.

“Tapi kita minta agar iklan calon kepala daerah dinaikan secara bersamaan, jangan satu calon kandidat yang monopoli sendiri. Intinya KPU melarang Kandidat memasang iklan sendiri,” kata Adam.

Menyinggung soal daftar pemilih, Adam jelaskan saat ini baru Daftar Pemilih Sementara (DPS) ini diturunkan setelah ditetapkan secara nasional untuk diperbaiki yang belum daftar.

Loading...
;

“Nanti daftar itu ditempel di semua daerah pemilihan dan yang belum terdaftar bisa mengecek dan melaporkan kembali kepada petugas PPD ditingkat bawah,”

Hal senada dikatakan Anggota Komisioner KPU Papua, Beatrix Wanane. Dirinya mengatakan pemasangan iklan setiap calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada Pilkada serentak harus diserahkan ke pihaknya terlebih dulu.

“Semua harus melalui KPU, setelah itu baru akan kami tentukan media mana yang akan dipasangkan iklan,” kata Beatrix. (Alexander Loen)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top