TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

KPU Papua: Ada TPS khusus untuk penyandang disabilitas

Ketua KPU Papua Theodorus Kossay pada suatu kesempatan - Jubi/Roy Ratumakin.
KPU Papua: Ada TPS khusus untuk penyandang disabilitas 1 i Papua
Ketua KPU Papua Theodorus Kossay pada suatu kesempatan – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Theodorus Kossay menegaskan pihaknya akan menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus bagi penyandang disabilitas di Kota Jayapura.

“Kami akan mengakomodir pemilih difabel, dan akan kami buatkan TPS khusus untuk mereka,”  kata Kossay kepada Jubi, Kamis (11/4/2019) di Jayapura.

Menurut Kossay, apabila masyarakat penyandang disabilitas tersebut tidak bisa keluar dari rumah untuk ke TPS maka akan ada petugas dari TPS yang siap menjemput yang bersangkutan dari rumah.

“Tapi kalau memang masyarakat tersebut tidak bisa dijemput, maka petugas TPS akan membawa sejumlah kerta suara untuk dicoblos di rumah masyarakat tersebut,” ujarnya.

Untuk mensukseskan hal tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPUD Kota Jayapura agar rencana tersebut direalisasikan pada 17 April 2019. Penyamaan hak masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, ditegaskannya juga menjadi perhatian bagi KPU sehingga pembuatan TPS tersebut sudah menjadi sebuah keharusan.

“Untuk lokasinya kami belum tau karena kami harus mengecek di wilayah mana yang penyandang disabilitas banyak. Tapi kalau terpisah-pisah juga tidak apa-apa. Petugas akan siap menjemput maupun mengantarkan mereka,” katanya.

Disinggung masih banyaknya penyandang disabilitas yang belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), Kossay mengatakan, kini pihaknya tengah bekerja agar mereka bisa mendapatkan hak pilih pada 17 April.

“Di Kota Jayapura itu ada 600-an, 162 itu sudah terdaftar sisanya ini kita sudah sampaikan ke ketuanya (komunitas penyandang disabilitas) untuk dicek lagi apakah sudah terdaftar atau belum,” ujarnya.

Albert Ramandei salah satu warga Jaya Asri, Entrop penyandang disabilitas mengatakan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur beberapa waktu lalu akhirnya tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak ada petugas yang datang membawakan surat suara.

“Padahal saya sudah melapor satu hari sebelumnya bahwa saya tidak bisa ke TPS karena rumah saya dengan TPS tidak memungkinkan saya menggunakan kursi roda. Tapi pada hari pelaksanaan pencoblosan saya tunggu tidak ada yang datang,” katanya.

Dengan adanya TPS khusus seperti yang dikatakan pihak KPU Papua, Ramandei berharap ada tindakan tegas kepada pihak petugas apabila lalai dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas.

Terpisah Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Rinto Pakpahan mengatakan  dalam aturan tidak ada sanksi khusus untuk petugas KPPS yang alali dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Namun dengan adanya laporan tersebut akan kami imbau kepada petugas yang beraga di TPS.

“Seharusnya petugas KPPS bisa memenuhi permintaan dari masyarakat khususnya penyandang disabilitas. Aturan untuk menindak sih sebenarnya tidak ada. Tapi kami upayakan agar seluruh masyarakat penyandang disabilitas di Kota Jayapura dapat menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Terkait dengan TPS Khusus, dirinya mengaku bahwa pihaknya sudah mengusulkan kepada KPUD Kota Jayapura untuk membuat TPS khusus bagi penyandang disabilitas.

“Kami hanya sebatas mengusulkan, dan untuk realisasinya menjadi tanggung jawab KPU,” katanya. (*)

Editor       : Edho Sinaga

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us