Follow our news chanel

Kuatkan sistem perlindungan sosial, pemerintah Samoa adakan konsultasi

Biro Statistik Samoa (SBS) telah melakukan konsultasi untuk menguatkan sistem perlindungan sosial. - Samoa Observer/ Vaitogi A. Matafeo

Papua No.1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi – Pemerintah Samoa sedang berupaya untuk memperkuat sistem perlindungan sosialnya dengan bantuan Biro Statistik Samoa (SBS), yang memimpin pemerintah dalam mewujudkan perubahan itu.

Perlindungan sosial sendiri terdiri dari berbagai kebijakan dan program yang dirancang untuk mengentaskan kemiskinan dan kerentanan masyarakat dengan mendorong pasar tenaga kerja yang efisien, mengurangi paparan masyarakat terhadap ancaman-ancaman, dan memberdayakan serta meningkatkan kapasitas mereka untuk menghadapi risiko ekonomi dan sosial seperti pengangguran, penyakit, kecacatan, dan usia tua.

Konsultasi antara SBS dan pemangku kepentingan lainnya telah dimulai pada Selasa 20 Oktober 2020, dan akan berakhir pada 11 November 2020. Kegiatan ini didanai oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UN ESCAP)

Perdana Menteri Samoa, Tuilaepa Dr. Sailele Malielegaoi, pada hari Selasa lalu mengumumkan bahwa SBS akan bekerja sama dengan UN ESCAP, sebagai bagian dari agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Ia menerangkan bahwa semua negara sedang berusaha untuk mengentaskan kemiskinan di semua lapisan masyarakat dan mengurangi dampak Covid-19 pada perekonomian. Ini menunjukkan pentingnya kebijakan dan strategi yang efisien dan efektif dalam mengelola sistem perlindungan sosial yang ada, atau untuk merancang sistem perlindungan sosial yang baru.

Tuilaepa lalu menjabarkan beberapa sistem perlindungan sosial yang sudah berlaku di Samoa. “Pemerintah telah menetapkan usia pensiun bagi seluruh warga negara, yaitu 65 tahun,” ujarnya.

Loading...
;

Selain itu, di Samoa juga berlaku pendidikan gratis untuk semua sekolah negeri, serta perawatan kesehatan gratis untuk semua orang berusia dibawah 15 tahun dan pensiunan.

“Ada juga pengobatan gratis ke luar negeri untuk masalah kesehatan yang rumit untuk semua warga negara.”

Menurut PM Tuilaepa, ia berharap dengan perubahan ini akan ada kerangka data perlindungan sosial terpadu, yang akan disusun oleh SBS dengan UN ESCAP dan pemangku kepentingan lainnya, yang akan dapat memberikan informasi kepada pemerintah pusat mengenai masyarakat miskin dan paling rentan, terutama anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, agar mereka tidak tertinggal.

“Tujuan pemerintah adalah untuk memastikan kesetaraan dan kesejahteraan bagi semua orang Samoa, hari ini dan hari esok.“

Pakar statistik pemerintah, Ali’imuamua Malaefono Ta’aloga mengatakan bahwa proyek baru ini bertujuan untuk “memperkuat ketahanan negara-negara Kepulauan Pasifik melalui perlindungan sosial yang universal’. Ia juga menjelaskan bahwa sistem perlindungan sosial dapat membantu mengentaskan kemiskinan. (Samoa Observer)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top