Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Kuota BBM bagi pengecer di Mimika segera dibatasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Timika, Jubi – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, segera membatasi kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk pengecer di Timika.

Namun, saat ini pihak dinas masih menunggu kepastian stok BBM sampai Januari 2019 yang ada di PT Pertamina (Persero) Timika.

Kuota BBM bagi pengecer di Mimika segera dibatasi 1 i Papua

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina Timika dan berharap mereka segera menyampaikan stok yang ada sampai Januari 2019 apakah mencukupi atau tidak," kata Kepala Disperindag Mimika Bernadinus Songbes, di Timika, Rabu (31/10/2018).

Ia mengatakan pembatasan kuota bagi pengecer akan diberlakukan jika stok Pertamina terbatas misalnya hanya 20 liter setiap tiga hari atau empat hari.

"Kami juga menyadari bahwa pengecer membantu masyarakat khususnya jika kehabisan premium atau pertalite pada malam hari atau di tempat yang jauh dari SPBU," ujarnya.

Kendati demikian, ada beberapa pengecer yang mengambil terlalu banyak bahkan ada dugaan para pengecer ini menimbun dan dijual dengan harga yang mahal pada saat BBM khusus premium dan pertalite sedang langka seperti yang terjadi beberapa pekan lalu di Timika.

Loading...
;

Sementara itu, untuk pengawasan jika ada pihak yang membeli dalam jumlah banyak di sejumlah SPBU, Disperindag Mimika kata dia, telah membentuk lima kelompok yang ditugaskan memantau setiap SPBU yang ada di Timika.

"Jadi kalau ada yang membeli dengan jumlah yang banyak bisa langsung dihentikan atau diminta untuk dikembalikan," ujarnya.

Berbeda dengan sejumlah pihak yang biasanya mendapat izin resmi Disperindag untuk boleh membeli dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan seperti usaha pelayaran di pesisir pantai atau kelompok usaha tertentu yang sudah diketahui Disperindag peruntukannya.

"Mereka itu kan beli dalam jumlah banyak tetapi tidak untuk diperjualbelikan dan tentu atas izin Disperindag. Misalnya untuk kepentingan bahan bakar transportasi sungai dan laut biasanya kami minta untuk langsung campur dengan oli," katanya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top